BI Kalteng: Ramadhan-Lebaran disiapkan Rp3,4 triliun

id BI Kalteng,memenuhi keperluan transaksi,transaksi jelang ramdhan dan idul fitri

Ilustrasi - Logo Bank Indonesia (Ist)

Tahun lalu saat libur lebaran kita mendapat sejumlah mesin ATM mengalami gangguan sehingga kondisi ini dikeluhkan masyarakat. Kami minta ini bisa diantisipasi
Palangka Raya (Antaranews Kalteng) - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Kalimantan Tengah menyiapkan uang tunai senilai Rp3,4 triliun untuk memenuhi keperluan transaksi sejak menjelang bulan Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah.

Dalam mendukung peningkatan aktivitas perekonomian masyarakat pada saat bulan Ramadhan dan Lebaran 2018 atau mulai 12 April hingga 8 Juni 2018, BI Kalteng menyiapkan uang tunai sejumlah Rp3,4 triliun, kata Kepala BI Kalteng, Wuryanto di Palangka Raya, Selasa.

Uang tunai senilai Rp3,4 triliun tersebut didistribusikan kepada sektor perbankan, kas titipan dan kas keliling dan penyedia jasa penukaran uang yang ada di Kalimantan Tengah.

"Untuk perbankkan kita distribusikan sebanyak Rp1,21 triliun, kas titipan sebanyak Rp2,16 triliun dan kas keliling dan penukaran Rp8,25 miliar," kata Wuryanto.

Dia mengatakan, jumlah uang tunai yang disiapkan pada periode 2018 ini meningkat 17 persen dibanding periode yang sama pada 2017.

Masyarakat yang ingin menukarkan uangnya dengan uang pecahan atau uang baru diminta melakukan penukaran di gerai-gerai resmi yang telah disiapkan pihak terkait.

"Untuk kantor perbakkan kami meminta mereka menyiapkan satu loket khusus untuk proses penukaran uang. Selain itu juga memasang pemberitahuan khusus untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan penukaran uang," katanya.

Pernyataan itu diungkapkan dia saat acara rapat cipta kondisi dalam rangka Ramadhan dan Idul Fitri 2018 oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Palangka Raya.

Sementara itu, Wali Kota Palangka Raya, Dr HM Riban Satia selaku pimpinan rapat meminta Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Tengah dapat menginstruksikan pihak perbankkan mengantisipasi gangguan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) selama libur lebaran.

"Tahun lalu saat libur lebaran kita mendapat sejumlah mesin ATM mengalami gangguan sehingga kondisi ini dikeluhkan masyarakat. Kami minta ini bisa diantisipasi," kata Riban.

Turut hadir dalam rapat tersebut para pejabat di lingkungan Pemkot Palangka Raya dan pihak terkait lain seperti BPOM, Perum Bulog Kalteng, pihak Polres Palangka Raya dan Kodim 1016 Palangka Raya.

Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar