Palangka Raya (Antaranews Kalteng) - Puluhan rumah warga serta sejumlah fasilitas umum di desa Bukit Raya Kecamatan Menthobi Raya, Kabupaten Lamandau Provinsi Kalimantan Tengah terendam banjir akibat tingginya curah hujan sepekan terakhir dan meluapnya air sungai Bukit Raya.
Banjir yang merendam 30 rumah tersebut akan surut dalam beberapa hari dan tim telah dikerahkan untuk membantu warga, kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau, Tiryan Kuderon saat dihubungi di Palangka Raya, Rabu.
"Ketinggian air yang merendam rumah warga diperkirakan sekitar 20 cm sampai satu meter. Kondisi itu tidak akan bertahan lama. Dalam waktu beberapa hari, biasanya akan surut. Warga sekitar pun telah memahami situasi tersebut," tambahnya.
Banjir yang merendam puluhan rumah warga tersebut tersebar di RT 01, 02, 03, 04, 05, 06, 07, 08, 10, 11, dan RT 14 Desa Bukit Raya Kecamatan Menthobi Raya. Sampai saat ini BPBD Kabupaten Lamandau belum mendapat laporan secara detail apakah ada korban, termasuk kerusakan infrastruktur, serta berapa pastinya rumah penduduk yang terendam banjir.
Tiryan mengaku bahwa pihaknya sudah kerap kali mengingatkan masyarakat untuk waspada sedini mungkin sehingga tidak terjadi korban jiwa dalam bencana yang datang.
"Bencana banjir, tanah longsor maupun angin puting beliung tidak bisa dihindari terkecuali dengan cara mengevakuasi diri. Evakuasi yang dilakukan terutama pada warga yang sakit, balita, ibu hamil atau menyusui, orang lanjut usia dan orang cacat," ucapnya.
Kepala BPBD Lamandau menegaskan bahwa pihaknya selalu bersiap apabila ada bencana di suatu wilayah. Bahkan, pihaknya selalu berkoordinasi dengan satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) terkait untuk mempersiapkan berbagai hal jika sewaktu-waktu terjadi bencana.
"Kita juga terus memantau kondisi cuaca, termasuk perkiraan dari BMKG. Ini sangat penting agar berbagai langkah dapat dipersiapkan dan langsung diterjunkan jika sewaktu-waktu ada bencana. Intinya, kita siap menangani apapun kondisinya," demikian Tiryan.
Banjir yang merendam 30 rumah tersebut akan surut dalam beberapa hari dan tim telah dikerahkan untuk membantu warga, kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau, Tiryan Kuderon saat dihubungi di Palangka Raya, Rabu.
"Ketinggian air yang merendam rumah warga diperkirakan sekitar 20 cm sampai satu meter. Kondisi itu tidak akan bertahan lama. Dalam waktu beberapa hari, biasanya akan surut. Warga sekitar pun telah memahami situasi tersebut," tambahnya.
Banjir yang merendam puluhan rumah warga tersebut tersebar di RT 01, 02, 03, 04, 05, 06, 07, 08, 10, 11, dan RT 14 Desa Bukit Raya Kecamatan Menthobi Raya. Sampai saat ini BPBD Kabupaten Lamandau belum mendapat laporan secara detail apakah ada korban, termasuk kerusakan infrastruktur, serta berapa pastinya rumah penduduk yang terendam banjir.
Tiryan mengaku bahwa pihaknya sudah kerap kali mengingatkan masyarakat untuk waspada sedini mungkin sehingga tidak terjadi korban jiwa dalam bencana yang datang.
"Bencana banjir, tanah longsor maupun angin puting beliung tidak bisa dihindari terkecuali dengan cara mengevakuasi diri. Evakuasi yang dilakukan terutama pada warga yang sakit, balita, ibu hamil atau menyusui, orang lanjut usia dan orang cacat," ucapnya.
Kepala BPBD Lamandau menegaskan bahwa pihaknya selalu bersiap apabila ada bencana di suatu wilayah. Bahkan, pihaknya selalu berkoordinasi dengan satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) terkait untuk mempersiapkan berbagai hal jika sewaktu-waktu terjadi bencana.
"Kita juga terus memantau kondisi cuaca, termasuk perkiraan dari BMKG. Ini sangat penting agar berbagai langkah dapat dipersiapkan dan langsung diterjunkan jika sewaktu-waktu ada bencana. Intinya, kita siap menangani apapun kondisinya," demikian Tiryan.
