Jelang Idul Fitri pusat perbelanjaan Palangka Raya "diserbu" warga

id idul fitri 2018,pusat perbelanjaan diserbu warga

Ilustrasi (ANTARA/Muhammad Deffa)

Palangka Raya (Antaranews Kalteng) - Menjelang Idul Fitri 2018 pusat-pusat perbelanjaan di Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah semakin "diserbu" warga yang ingin memenuhi kebutuhan Lebaran.

Jelita Rahmi, warga Jalan Tjilik Riwut, Palangka Raya, Selasa mengatakan, ia bersama keluarganya baru mulai berbelanja mendekati Idul Fitri karena sebelumnya baru melihat-lihat di sejumlah toko untuk mencari barang dengan harga termurah.

"Kami sekeluarga baru berbelanja pakaian untuk Idul Fitri karena pada hari sebelumnya hanya keliling untuk mencari model dan harga yang sesuai," kata ibu satu anak ini.

Meski demikian, menurut dia, seiring semakin mendekati hari Idul Fitri, kondisi pertokoan pakaian dan perlengkapan Idul Fitri semakin ramai oleh para calon pembeli.

"Beberapa hari lalu waktu melihat-lihat baju dan sandal masih longgar, namun hari ini untuk sekedar berjalan di etalase pun terasa sesak karena banyaknya calon pembeli," katanya.

Warga lainnya, Nur Hamidah salah satu warga asli Kabupaten Barito Selatan yang kini tinggal di Palangka Raya mengatakan kepadatan juga terjadi di pusat perbelanjaan terutama penjual pakaian dan perlengkapan penunjang penampilan.

"Sebelum pulang kampung saya sengaja belanja baju Idul Fitri dan lainnya. Selain untuk mencarikan titipan orang tua, sekalian juga untuk membeli baju untuk keponakan," katanya.

Wanita yang tinggal di Jalan G Obos ini pun mengatakan jika di hari biasa saat antre membayar hanya menunggu satu dua orang, tetapi saat ini harus menunggu lebih lama.

"Biasanya antre di kasir itu paling satu dua orang tetapi ini tadi lima menit lebih. Itu pun kasirnya sudah ditambah beberapa loket. Parkiran yang biasa tidak sampai penuh, ini juga sampai ke pinggir jalan raya," katanya.

Prita Cahyanti, penjaga toko di kawasan Pasar Besar, Palangka Raya mengatakan, kepadatan pengunjung mulai terjadi pada Minggu (10/6) lalu.

"Kepadatan ini mungkin terjadi karena para pegawai telah menerima THR dari kantornya. Rata-rata mereka mencari baju muslim dan pakaian untuk berlebaran. Jika hari biasanya sedikit santai maka saat ini kami sangat sibuk karena banyaknya pengunjung toko.

Berdasarkan pantauan, kepadatan pusat perbelanjaan di "Kota Cantik" ini terjadi pada pagi menjelang siang, sore hari dan malam hari.

Legislator Kota Palangka Raya, Jum'atni sebelumnya juga mengimbau warga untuk waspada dan berhati-hati saat berbelanja agar tak menjadi korban pencopetan yang berpotensi terjadi dalam kondisi padat dan masyarakat konsentrasi berbelanja.

Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar