Debat publik 2 paslon Pilkada Pulpis berlangsung seru

id pilkada pulpis, debat publik,kpu pulpis

Paslon Idham-Jaya nomor urut 1 dan Paslon Edy-Taty nomor urut 2 mengikuti Debat Publik untuk saling memaparkan visi dan misi kepada masyarakat di daerah setempat. (Foto Antara Kalteng/Adi Waskito)

Pulang Pisau (Antaranews Kalteng) - Adu visi-misi dan program dua pasangan calon (Paslon) berlangsung seru dalam Debat Publik yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pulang Pisau di GPU Handep Hapakat, Selasa (19/6/2018) malam.  

Debat Publik yang terbagi dalam 6 segmen ini diikuti oleh Paslon H Idham Amur dan Ahmad Jayadikarta (Idham-Jaya) serta H Edy Pratowo dan Pudjirustaty Narang (Edy-Taty) yang menghadirkan 3 penelis masing-masing H Ahmad Khairudin (Rektor Universitas Muhammadiyah Banjarmasin), H Jairi (Dosen FKIP dan Pasca Sarjana IAIN Palangka Raya) dan Fitria Husnatarina (Dosen Universitas Palangka Raya) yang merangkap sebagai moderator.

Paslon Idham-Jaya dalam Debat Publik menawarkan banyak program dari visi dan misi yang akan diusung sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Periode 2018-2023. Di antaranya, pembangunan infrastruktur yang dimulai dari ujung desa ke kota, peningkatan SDM dengan pembagian gratis baju batik khas Kalteng dan memberikan bea siswa kepada siswa-siswi yang berprestasi. Membangun asrama bagi mahasiswa dan mahasiswi yang melanjutkan perguruan tinggi di Palangka Raya serta menaikan honor sesuai dengan upah minimum provinsi (UMP). 

Selain itu, program andalan yang disampaikan Idham-Jaya adalah memberikan dua unit excavator untuk masing-masing kecamatan sebagai solusi nyata buka lahan tanpa bakar. Pembangunan BLK untuk melatih masyarakat serta meningkatan industri menengah dan kecil.

"Sekarang ini keluhan masyarakat masih pada infrastruktur jalan yang rusak. Pembangunan infrastruktur ini menjadi fokus dari Paslon Idham-Jaya," terang Idham. 

Paslon nomor urut 1 dengan jargon Perubahan ini juga akan meningkatkan pelayanan di bidang pendidikan, kesehatan dan peningkatan sumber daya manusia. Selain itu penyediaan ambulans gratis di setiap kecamatan.

Paslon Edy-Taty yang mengusung jargon Lanjutkan dan Tuntaskan dalam visi dan misinya lebih mengutamakan kebersamaan dalam huma betang serta mengedepakan motto Handep Hapakat. Sebagai calon petahana, dalam periode pertama Paslon Edy-Taty sudah meletakkan dasar-dasar pembangunan dan melakukan terobosan untuk kemajuan pembangunan di Kabupaten Pulang Pisau.

Mendapat dukungan dari 6 partai besar menjadi modal untuk bekerja lebih baik dalam membangun Kabupaten Pulang Pisau. Tidak banyak yang dijanjikan oleh Paslon Edy-Taty karena apa program yang ditawarkan Paslon nomor 1, sudah dilakukan oleh Paslon Edy-Taty hanya tinggal meningkatkan melanjutkan dan menuntaskan. 

Dalam bidang pendidikan dan meningkat sumber daya manusia, terobosan baru Edy-Taty adalah mencetak satu sarjana di setiap desa. Menerapkan wajib belajar untuk seluruh masyarakat dengan menyediakan fasilitas belajar yang layak dengan didukung ketersediaan anggaran 20 persen sesuai Undang-Undang. Paslon Edy-Taty juga menyiapkan bantuan penulisan skripsi bagi mahasiswa-mahasiswi mulai pendidikan D3, S1 hingga pasca sarjana.

Dengan melahirkan sarjana di setiap desa, Paslon Edy-Taty yang identik dengan yel-yel Salam Dua Jari ini berkeinginan bukan saja para sarjana bermimpi menjadi apratur sipil Negara (ASN) tetapi bermimpi untuk menyongsong kehidupan yang lebih baik di masa yang akan datang dengan SDM dan kemampuan yang dimiliki itu bisa masuk di segala lapangan pekerjaan.

Paslon Edy-Taty juga menampik jika tidak memberikan bukti nyata kepada para petani terhadap solusi buka lahan tanpa bakar. Dalam periode pertama, telah ada bantuan sebanyak 3 unit excavator, 400 hand tracktor, 40 unit traktor roda empat, 11 excavator mini, penanam padi, dan banyak lagi bantuan mesin produksi dari dukungan pemerintah pusat dan provinsi. Alat dan mesin pertanian ini yang tinggal dimaksimalkan dengan solusi memberikan bantuan BBM kepada kelompok tani atau Gapoktan yang digunakan untu membuka lahan tanpa bakar.

Kepercayaan dari pemerintah pusat tersebut adalah sebagai bukti pencapaian prestasi dan keberhasilan yang diraih Paslon Edy-Taty selama periode pertama. Bagi Paslon Edy-Taty, membangun Kabupaten Pulang Pisau diperlukan tahapan, koordinasi, komunikasi dan kebersamaan dengan seluruh masyarakat 
di daerah setempat.

"Kami bukan hanya berjanji tetapi kami ini sudah membuktikan. Barangnya sudah ada, ini bukti kepercayaan pemerintah pusat atas prestasi dalam bidang pertanian yang diberikan untuk 7 kabupaten dari  524 kabupaten di Indonesia," kata Edy Pratowo.

Debat Publik juga sempat memanas dengan adu argumentasi dari masing-masing Paslon. Mulai dari asrama mahasiswa-mahasiswi yang masih belum terbangun, bangunan Christiany Center yang dianggap tidak bermanfaat dari proyek multiyears yang seharusnya tuntas, serta solusi dari larangan bakar hutan dan lahan untuk pertanian.

Saling sorak dan yel-yel antar pendukung mewarnai Debat Publik yang membuat suasana gedung menjadi riuh. Kendati demikian kegiatan Debat Publik berjalan dengan aman,  Kapolres Pulang Pisau AKBP Dedy Sumarsono SIKMH turun juga langsung untuk memantau situasi dengan mendapat dukungan tambahan personel dari Polda Kalteng.
 

Pewarta :
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar