Enam orang meninggal akibat kecelakaan selama operasi ketupat

id Polda Kalteng,operasi ketupat 2018 Kalteng,angka kecelakaan kalteng 2018,Dirlantas Polda Kalteng

Dirlantas Polda Kalteng, Kombes Pol Aries Syahbudin (tiga dari kanan depan), memaparkan kondisi angka kecelakaan lalu lintas selama operasi ketupat 2018, di Mapolda Kalteng, Kamis (21/6/18). (Foto AntaraKalteng/Adi Wibowo)

Fasilitas penunjang seperti marka jalan, rambu-rambu penerangan jalan serta infrastruktur jalan yang sampai saat ini masih relatif kurang, juga menjadi penyebab terjadinya kecelakaan
Palangka Raya (Antaranews Kalteng) - Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Tengah, Kombes Pol Aries Syahbudin, menyebut angka kecelakaan selama operasi ketupat tahun 2018 sebanyak 23 kasus, mengalami penurunan dibandingkan tahun 2017 yang mencapai 36 kasus.

Dari 23 kasus kecelakaan selama operasi ketupat tahun 2018 ini yang meninggal dunia sebanyak enam orang, luka berat tujuh orang dan 25 orang luka ringan serta kerugian materi mencapai Rp105 juta, kata Aries, saat pres rilis di Mapolda Kalteng, Kamis.

"Enam orang yang meninggal tersebut yakni satu orang di Kabupaten Kapuas, dua orang di Kotawaringin Barat, satu orang di Barito Selatan, dan satu laginya di Pulang Pisau. Jadi, total keseluruhan yang meninggal dunia itu ada enam orang," beber dia.

Sedangkan untuk kecelakaan lalu lintas selama operasi ketupat di tahun 2017 yang jumlahnya 36 kasus yakni tujuh orang meninggal dunia, lima orang luka berat, 48 orang luka ringan dan kerugian materil sekitar Rp100 juta lebih.

Aries yang pernah menjabat Direktur Pengamanan Obyek Vital Polda Kalteng mengatakan faktor utama terjadinya kecelakaan murni kesalahan dari manusianya sendiri. Salah satu contohnya, banyak pengguna jalan yang mengalami kecelakaan karena kelelahan, mengantuk dan tidak hati-hati pada saat berada jalan raya.

"Fasilitas penunjang seperti marka jalan, rambu-rambu penerangan jalan serta infrastruktur jalan yang sampai saat ini masih relatif kurang, juga menjadi penyebab terjadinya kecelakaan," ucapnya.

Meskipun begitu, pihak Ditlantas Polda Kalteng terus berupaya melakukan berbagai cara dan strategi agar angka kecelakaan di provinsi berjuluk Bumi Tambun Bungai-Bumi Pancasila" ini dapat terus diminimalisir.

"Kita bersama polres di seluruh Kalteng juga tidak bosan-bosannya mengimbau kepada pengendara agar selalu berhati-hati. Puluhan spanduk di sejumlah titik rawan kecelakaan juga kita pasang untuk mengingatkan pengendara agar tetap berhati-hati," kata Aries.

Dalam pres rilis tersebut, turut hadir Karoops Polda Kalteng, Kombes Pol Rinto Djatmono, Dirkrimsus Polda Kalteng, Adex Yudiswan, Kepala Jasa Raharja Kalteng, serta sejumlah Kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalteng.

Pewarta :
Uploader : Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar