Legislator Kotim dorong tingkatkan perekaman data e-KTP

id Legislator Kotim dorong tingkatkan perekaman data e-KTP,KTP,Disdukcapil

Masyarakat Desa Kandan Kecamatan Kotabesi antusias mengikuti perekaman data kependudukan untuk pembuatan e-KTP, belum lama ini. (Istimewa)

Sampit (Antaranews Kalteng) - Anggota DPRD Kotawaringin Timur, Kalteng, mengharapkan pemerintah setempat meningkatkan perekaman data pembuatan kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP karena sangat dibutuhkan masyarakat.

"Perekaman data harus ditingkatkan karena masih banyak warga yang belum dilayani. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah setempat," kata anggota DPRD Kotawaringin Timur, Jainudin Karim di Sampit, Rabu.

Berbagai kendala sering menjadi alasan seperti gangguan jaringan internet, kerusakan peralatan dan lainnya. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil seharusnya sudah mengantisipasi masalah itu karena masih banyak warga yang belum melakukan perekaman data e-KTP.

Pelayanannya juga harus dapat ditingkatkan. Petugas diminta mempermudah masalah administrasi agar warga tidak perlu bolak-balik dan harus menunggu lama untuk melakukan perekaman data dan mendapatkan e-KTP.

Saat ini fungsi e-KTP sangat penting karena hampir semua urusan mengharuskan kepemilikan e-KTP sebagai salah satu syaratnya. Di antaranya untuk mendaftar peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat dan jaminan ketenagakerjaan, pendataan pemilih dalam pemilu, serta keperluan lainnya.

Semua pihak diminta berperan membantu percepatan perekaman data e-KTP. Semua harus peduli mendukung percepatan itu, mulai dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, pemerintah kecamatan dan instansi lainnya diharapkan membantu.

"Petakan daerah mana yang warganya banyak belum melakulan perekaman data. Tingkatkan supaya semua warga cepat mendapatkan e-KTP," harap Jainudin.

Sekretaris Daerah Kotawaringin Timur, Halikinnor mengatakan, pihaknya mengoptimalkan perekaman data kartu tanda penduduk warga di kawasan pedalaman atau pelosok dengan cara jemput bola datang ke desa-desa.

"Saya sudah meminta kepada DPRD untuk mendukung upaya ini. Mobil operasional yang ada, akan kami manfaatkan untuk melakukan perekaman data ke desa-desa," kata Halikinnor.

Diperkirakan ada sekitar 40.000 warga yang belum melakukan perekaman data maupun data kependudukannya tidak valid. Kelompok inilah yang menjadi target optimalisasi perekaman data kependudukan yang terus dilakukan. Saat ini jumlahnya terus berkurang hingga belasan ribu.

Pemerintah daerah meminta perusahaan besar swasta, khususnya perkebunan kelapa sawit proaktif membantu perekaman data kependudukan. Berdasarkan data, ada sekitar 4.000 karyawan, khususnya di perkebunan yang belum melakukan perekaman data kependudukan serta ditambah mereka yang belum melakukan mutasi administrasi kependudukan Kotawaringin Timur.

Untuk mengoptimalkan perekaman data kependudukan guna pembuatan KTP elektronik itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kotawaringin Timur diperintahkan meningkatkan kerja sama dengan pemerintah kecamatan. Perekaman data dengan sistem jemput bola ke desa diharapkan meningkatkan minat warga untuk mengikuti perekaman data kependudukan.

Pewarta :
Editor: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar