DPRD Bartim minta Dinsos ungkap prostitusi berkedok THM

id dprd bartim, raran md,prostitusi

DPRD Bartim minta Dinsos ungkap prostitusi berkedok THM

Wakil Ketua II DPRD Bartim, Raran Amd. (Foto Antara Kalteng/Habibullah)

Tamiang Layang (Antaranews Kalteng) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Barito Timur, Kalimantan Tengah meminta Dinas Sosial setempat mengungkap prostitusi berkedok tempat hiburan malam (THM) yang menjamur di "Bumi Nansarunai - Jari Janang Kalalawah" itu.

Wakil Ketua II DPRD Bartim, Raran Amd mengatakan, pengungkapan prostitusi berkedok THM itu penting sebagai penyelarasan program tahun 2019 bebas lokalisasi. 

"Sangat perlu sekali diungkap. Ini sebagai langkah awal untuk merealisasikan program pusat pada tahun 2019 yakni bebas dari lokalisasi," ucap Raran di Tamiang Layang, Selasa. 

Menurutnya, selama ini keberadaan THM memberi pengaruh negatif terhadap penyakit masyarakat seeprti minuman keras yang berujung pada perkelahian.

Selain itu, pengaruh pada tatanan rumah tangga seperti perceraian bisa terjadi. Bahkan bisa berdampak negatif pada kesehatan seperti penyebaran virus HIV atau AIDS

Adanya THM di Bartim kian menjamur dan masih 'abu-abu' bisa berubah menjadi lokalisasi pada malam hari.

"Selama ini di Bartim masih belum jelas. Izinnya THM tapi terkadang ada informasi masyarakat adalah lokalisasi prostitusi," katanya. 

Politisi asal Partai Demokrat itu berpendapat, Dinsos bisa dibantu aparat penegak hukum mendata kemudian menertibkannya. Jika didiamkan saja, memungkinkan menjadi konflik sosial masyarakat.

"Penertiban tidak perlu menunggu Perda dari daerah. Payung hukumnya sudah jelas. Melanggar aturan, perlu ditindak," katanya. 

Pewarta :
Editor : Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar