Pergantian Kalapas Palangka Raya harus membawa peningkatan kinerja

id Pergantian Kalapas Palangka Raya harus membawa peningkatan kinerja,Lembaga pemasyarakatan,Kemenkumham,Penjara,Palangka Raya,lapas palangka raya,lapas

Kalapas Kelas II A Palangka Raya dari Priarso (kanan) menyerahkan jabatan kepada pejabat baru Syarif Hidayat (kiri) yang dilaksanakan di lingkungan Lapas setempat,  Kamis (13/9/18). (Foto Antara Kalteng/Adi Wibowo)

Palangka Raya (Antaranews Kalteng) - Pergantian kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Palangka Raya, Kalimantan Tengah diharapkan membawa dampak positif bagi peningkatan kinerja lembaga tersebut agar lebih baik lagi.

"Mutasi jabatan seperti ini adalah hal yang biasa dan lazim dilakukan di instansi kami. Apalagi yang memerintahkan mutasi pejabat di bawah naungan Kanwil Kemenkumham Kalteng adalah Kemenkumham Pusat," kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Kalimantan Tengah Yoseph Sembiring di Palangka Raya, Kamis. 

Jabatan Kepala Lapas diserahterimakan dari Priarso kepada Syarif Hidayat. Priarso diamanahi jabatan baru sebagai Kepala Bidang Keamanan Kesehatan dan Perawatan Narapidana Tahanan dan Pengelolaan Basan Baran Kanwil Kemenkumham Kalimantan Barat. 

Baca juga: Diduga melawan petugas, 7 narapidana Lapas Palangka Raya dipindahkan ke Malang

Yoseph menekankan kepada Kalapas Palangka Raya yang baru untuk tetap meningkatkan etos kerja ketika memimpin Lapas tersebut. 

Kalapas sebagai pimpinan, harus bekerja profesional, inovatif dan menjadi teladan bagi staf di Lapas setempat maupun Lapas dan rumah tahanan lain yang ada di provinsi berjuluk 'Bumi Tambun Bungai-Bumi Pancasila'. 

"Kalau kinerja di Lapas sudah baik dan mengikuti aturan yang sudah berlaku, maka saya yakin semua kegiatan serta warga binaan yang sedang menjalani masa hukuman tidak akan berbuat ulah dan lain sebagainya," ucapnya. 

Baca juga: Kemenkumham benarkan terduga teroris merupakan sipir rutan Palangka Raya

Sementara itu, Kepala Lapas yang baru Syarif Hidayat yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Lapas Kupang itu mengaku segera melakukan konsolidasi internal untuk memperkuat sinergitas.

Dia ingin menyamakan persepsi visi dan misi yang nantinya ia bawa dalam memimpin Lapas setempat. Pendekatan kepada instansi di luar internal juga akan dilakukan guna melakukan kerja sama dalam menunjang kinerja Lapas Palangka Raya.

"Untuk mengantisipasi hal-hal negatif di dalam Lapas, saya akan melakukan pendekatan kepada anak buah dan warga binaan pemasyarakatan (WBP). Itu bertujuan agar WBP yang menjalani hukuman merasa nyaman dan dibina untuk menjadi warga binaan yang baik," tegasnya.

Pewarta :
Editor: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar