Kasus asusila pelajar harus jadi pelajaran semua pihak

id Kasus asusila pelajar harus jadi pelajaran semua pihak,Perkosaan,Pesta miras,Digilir

Anggota DPRD Gunung Mas, Elvi Esie saat mengikuti sidang paripurna. (Foto Antara Kalteng/Jemmy Kamis)

Kuala Kurun (Antaranews Kalteng) - Kasus asusila yang terjadi di Wilayah Kecamatan Tewah, Kabupaten Gunung Mas, Kalteng, harus menjadi pelajaran bagi semua pihak karena anak di bawah umur harus dilindungi dari semua hal yang merugikannya.

"Kembali lagi terjadi di Kabupaten kita. Tentu saja, kita semua merasa prihatin atas kejadian asusila tersebut," anggota DPRD Gunung Mas, Elvi Esie di Kuala Kurun, Minggu.

Kasus asusila yang dialami dua pelajar kembar yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA), memantik reaksi dari berbagai kalangan. Tak terkecuali, dari kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat yang turut merasa prihatin.

Apalagi, kejahatan seksual tersebut terjadi terhadap anak di bawah umur masih berusia 16 tahun. Parahnya lagi, pelakunya diduga mencapai 17 orang yang sebagian besar juga masih berusia di bawah umur.

Menurut politisi perempuan PDI Perjuangan ini, kasus tersebut harus menjadi pembelajaran bagi semua pihak. Khususnya, orangtua agar lebih waspada mengawasi anak-anaknya. Terutama, jika memiliki anak perempuan. 

"Waspada itu penting, untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan," ujarnya.

Elvi mengharapkan kepolisian dan aparat berwenang lainnya untuk aktif melakukan pengawasan di barak-barak, dan lokasi dimana remaja kerap berkumpul. 

"Kalau ditemukan sedang mengonsumsi miras atau perbuatan negatif lainnya, langsung diamankan saja. Ini sebagai upaya pencegahan," tandasnya.

Untung pendampingan terhadap korban dan pelaku, Elvi mengapresiasi tindakan pemerintah setempat melalui dinas terkait untuk mendatangkan psikolog. "Karena, itu penting. Psikologis mereka (korban dan pelaku) yang masih di bawah umur pasti terganggu,' ucapnya.

Senada itu, Ketua Fraksi Demokrat Iswan B Guna mengutuk keras kasus asusila yang terjadi di wilayah Kecamatan Tewah tersebut. Apalagi, pemicunya usai menenggak minuman keras

"Tolong kepada pemerintah dan aparat supaya ketat mengawasi peredaran minuman keras di daerah ini," katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Gumas Nomi Aprilia mengatakan, perlu peran semua pihak untuk mengantisipasi dan meminimalisir kasus asusila yang menimpa anak di bawah umur.

"Semoga tidak terjadi lagi. Mari kita bekerjasama untuk mengantisipasinya," demikian Nomi Aprilia.

Pewarta :
Uploader : Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar