Awasi munculnya atlet sewaan di Porprov, ini peringatan Perbasi Kalteng

id perbasi kalteng,porprov kalteng

Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kalteng Ambeng Dedi Oktavianus. (Foto Antara Kalteng/Adi Wibowo)

Palangka Raya (Antaranews Kalteng) - Pekan Olahraga Provinsi XI Kalimantan Tengah yang digelar di Kabupaten Barito Utara pada tangal 20-26 Oktober 2018, tidak boleh memainkan atlet sewaan dari luar Provinsi setempat. Apalagi di cabang olahraga bola basket tidak memberikan sedikit pun ruang untuk para peserta hendak berbuat curang.

"Tidak kami perbolehkan pemain dari luar Kalimantan Tengah berlaga dalam event ini, karena apabila kedapatan tentu itu adalah atlet sewaan," kata Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kalteng Ambeng Dedi Oktavianus di Palangka Raya, Minggu. 

Ambeng menegaskan, sesuai dengan kesepakatan rapat yang dilaksanakan di Kota Muara Teweh beberapa waktu lalu, bahwa satu saja peserta yang berani memainkan atlet sewaan ketika kedapatan panitia. Maka tim dari cabor tersebut akan di diskualifikasi. 

Sampai sekarang Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Kalteng yang menyaring data-data para atlet yang akan berlaga di Porprov XI, sama sekali tidak menemukan indikasi kecurangan yang dilakukan tiap cabir yang didaftarkan oleh KONI Kabupaten Kota masiang-masing. 

"Untuk atlet asal kabupaten/kota di Kalteng boleh saja memperkuat kabupaten bukan asalnya. Hanya saja ada peraturannya, yaitu enam bulan sebelum Porprov sudah mendapatkan bukti kepindahannya dari klub yang satu ke klub yang lain," kata Ambeng.

Apa yang dilakukan KONI Provinsi Kalteng, tidak lain adalah semata-mata hanya untuk mencari bibit atlet pemuda asal provinsi setempat. Hal itu juga menunjukkan bahwa pihak KONI setempat serius dalam membina para atlet yang memiliki kemampuan untuk bersaing kekanca tingkat yang lebih tinggi lagi. 

"Kalau berharap dengan pemain sewaan kita yang rugi. Ketika pemain sewaan di sewa oleh Kalteng misalnya untuk menghadapi pekan olahraga tingakat nasional, atlet tersebut bertatus pemain Provinsi luar dan Kalteng tidak bisa memainkannya. Hal seperti itu juga sudah dialami oleh pihaknya beberapa tahun yang lalu di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON)," tandasnya.

Pewarta :
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar