Maraknya pencurian kotak amal membuat Legislator ini resah

id DPRD Palangka Raya,Palangka Raya,Legislator Gerindra,Pencurian Kotak Amal,Polres Palangka Raya

Sekretaris Komisi B DPRD Kota Palangak Raya, Alfian Batnakanti. (Foto Antara Kalteng/Rendhik Andika)

Hal itu cukup membuat kami resah...
Palangka Raya (Antaranews Kalteng) - Sekretaris Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Alfian Batnakanti meminta kepada Kepolisian Resor setempat agar bisa membekuk pencuri uang kotak amal rumah ibadah yang saat ini mulai marak dan diresahkan oleh masyarakat.

Peristiwa tersebut membuat masyarakat yang tinggal di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah merasa resah dengan aksi pelaku yang kini masih berkeliaran di wilayah hukum Polres Palangka Raya.

"Saya harap aparat dengan ilmu penyelidikan yang dimiliki kepolisian bisa mengungkap kasus ini, yaitu komplotan pencuri uang kotak amal yang berada di rumah ibadah. Hal itu cukup membuat kami resah, artinya tempat tinggal kita sudah mulai tidak aman," kata Alfian Batnakanti di Palangka Raya, Jumat.

Legislator asal Partai Gerindra itu juga meminta kepada aparat setempat untuk memberikan hadiah timah panas di kaki, apabila berhasil menangkap pencuri uang kotak amal di masjid yang ada di daerah setempat.

Peristiwa tersebut dalam beberapa hari ini telah menjadi perbincangan masyarakat. Bahkan ada yang menyebutkan, pencurian kotak amal itu telah terjadi pada bulan-bulan sebelumnya.

"Kalau hal itu dibiarkan saja dan pelakunya tidak ditangkap, saya yakin penjahatnya akan kembali mengincar kotak amal yang berada di rumah ibadah lainnya," ucap Alfian.

Baca juga: Pencuri kotak amal di tiga Masjid Palangka Raya dibekuk polisi

Sementara itu, informasi mengenai aksi pencurian uang yang berada di dalam kotak amal di beberapa masjid di daerah itu kini sudah beredar ke masyarakat.

Melalui data rekaman video CCTV yang beredar dimasyarakat tersebut, pihaknya berharap yang berwajib dapat menyelidiki untuk membekuk pencuri uang kotak amal di beberapa rumah ibadah.

Beberapa bulan yang lalu, Polsek Pahandut berhasil menangkap dua pencuri uang kotak amal. Satu diantara mereka terpaksa harus dihakimi massa, karena saat beraksi kepergok melalui CCTV masjid Nurul Islam Jalan Ahmad Yani. Bahkan yang bersangkutan di kenakan pasal 363 KUHPidana dengan maksimal hukuman penjara selama tujuh tahun.

Baca juga: Lari di atas bangunan, akhirnya pencuri uang kotak amal masjid dihajar massa

Pewarta :
Editor: Rachmat Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar