Palangka Raya lindungi atletnya melalui BPJS Ketenagakerjaan

id BPJS Ketenagakerjaan,Porprov Kalteng,KONI Palangka Raya,Olahraga Kota,Kecelakaan Kerja

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Palangka Raya Ahmad Edi Komaruddin (kedua kiri) ketika menyerahkan secara simbolis kartu peserta BPJS-TK kepada Ketua KONI Palangka Raya Sigit K Yunianto (kiri) dengan didampingi Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin (kedua kanan), dan Wakil Wali Kota Palangka Raya Ummi Mastikah (kanan). (Istimewa)

Program itu hanya untuk antisipasi bagi para atlet, sebab semua hal bisa saja terjadi,
Palangka Raya (Antaranews Kalteng) - KONI Kota Palangka Raya dalam rangka memberikan perlindungan kecelakaan kerja, seluruh atlet, pelatih, dan tim official yang akan mengikuti Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah di Kabupaten Barito Utara, telah didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palangka Raya, Ahmad Edi Komaruddin, di Palangka Raya, Rabu mengatakan, sedikitnya ada 537 orang yang terdiri atas atlet dan pengurus KONI Palangka Raya yang diberikan perlindungan ketika mengikuti kegiatan Porprov tersebut.

"Jangan dikira ketika dalam bertanding para atlet itu tidak bisa terluka, bisa saja sewaktu bertanding terjadi cidera yang mengakibatkan harus dirawat secara intensif. Kami dari BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan tersebut, sehingga para atlet tidak perlu khawatir ketika hal yang buruk bisa terjadi," ucap Edi.

Edi memberikan apresiasi kepada Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin dan Ketua DPRD Palangka Raya yang sekaligus juga Ketua KONI, Sigit K Yunianto, karena sangat memperdulikan perlindungan para atlet dan seluruh official ketika mengikuti kegiatan Porprov. Hal itu harus ditiru oleh daerah lain, seperti juga yang dilakukan KONI Pusat terhadap para atlet yang mengikuti Asian Games beberapa waktu lalu.

Bukti perlindungan dan dukungan dari BPJS Ketenagakerjaan itu ditandai dengan penyerahan kartu kepada atlet dan seluruh peserta Porprov Kalteng, pada Senin (15/10/18) lalu.

"Kartu itu sebagai tanda bukti kepesertaan semua atlet, pelatih, dan official, bahwa mereka saat ini telah terlindungan melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian dari BPJS Ketenagakerjaan," ujarnya.

Sementara itu, Ketua KONI Palangka Raya Sigit K Yunianto menjelaskan, bahwa pihaknya tentu tidak berharap ada atlet yang mengalami kecelakaan bahkan sampai meninggal ketika mengikuti ajang olah raga tingkat provinsi tersebut.

"Program itu hanya untuk antisipasi bagi para atlet, sebab semua hal bisa saja terjadi, namun minimal kita sudah menyiapkan antisipasinya ketika ada kejadian yang diluar dugaan," ungkap Sigit.

Meski demikian, Sigit mengungkapkan hal itu juga sebagai salah satu bentuk kepedulian KONI Palangka Raya kepada para atletnya dalam memberikan perlindungan asuransi.

"Semoga asuransi tersebut tidak digunakan, artinya semua atlet dapat bermain dengan baik, kembali dengan selamat, dan meraih prestasi yang dapat membanggakan Kota Palangka Raya sama seperti tahun-tahun sebelumnya," demikian Sigit.

Baca juga: Seluruh pegawai honorer Pemkot Palangka Raya akan didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan
 

Pewarta :
Editor: Rachmat Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar