Kobar sabet juara umum kedua di MTQ Korpri Kalteng

id kabupaten kotawaringin barat,kabupaten kobar,Ketua kontingen MTQ Korpri Kobar,Aida Lailawati,kobar juara dua di MTQ Korpri kalteng 2018

Ketua kontingen kafilah MTQ Korpri Kotawaringin Barat, Aida Lailawati berswafoto bersama para peserta usai penutupan pelaksanaan MTQ Korpri di Tamiang Layang, baru-baru ini. (Foto Humas Pemkab Kobar)

Pangkalan Bun (Antaranews Kalteng) - Kabupaten Kotawaringin Barat berhasil menyabet juara umum kedua dalam ajang Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Korpri ke IV, tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang digelar di Tamiang Layang baru-baru ini.

Ketua kontingen MTQ Korpri Kobar Aida Lailawati mengatakan, sejak keikutsertaan kafilah Kobar selama tiga tahun berturut-turut, Kobar stagnan berada di peringkat ketiga, berbeda dalam helatan yang ke IV berhasil meningkatkan prestasinya.

"Alhamdulillah walau persiapan sangat minim waktunya, kita bisa meningkat prestasinya menjadi juara umum ke dua," kata Aida di Pangkalan Bun, Senin pagi.

Dia menjelaskan, dari 10 cabang kategori yang dilombakan, Kotawaringin Barat mengikuti 7 kategori diantaranya, cabang Tilawah, Tartil, Hafidz 2 Juz plus, Hafidz 5 Juz plus, Hafidz 30 Juz dan Hafidz 7 surah pilihan dan Kaligrafi Kontemporer.

Dari enam kategori lomba, Kotawaringin Barat menyabet juara 1 Hafidz 2 Juz plus atas nama Abdul Azim, Juara 1 Hafidz 30 Juz atas nama Dessi Shalihah dan Juara 1 Hafidz 5 Juz plus atas nama Nurul Lailiyah.

"Selain itu kafilah Kobar, juga menyabet juara dua dan tiga dari cabang Kaligrafi Kontemporer putra, tilawah putra dan putri serta Hafidz 2 Juz putri. Total kita mendapatkan 7 piala dari 18 piala yang diperebutkan," tambahnya.

Aida mengungkapkan sejatinya kafilah MTQ Korpri Kobar mampu berbicara banyak paling tidak merebut juara umum, namun lantaran para ASN dilingkup Pemkab Kobar banyak yang tidak berminat mengikuti ajang tersebut maka pihaknya tidak mengikuti seluruh cabang yang diperlombakan.

Untuk itu kedepannya ia berharap agar dilakukan penjaringan dengan menggelar momen terkait kegiatan tersebut agar Kobar dapat berprestasi lebih baik lagi kedepannya.

"Jujur saya sedih sekali, karena ASN kita kurang berminat mengikuti MTQ Korpri padahal sumber daya kita sangat mumpuni, kedepannya kita akan melakukan pendataan untuk ASN yang mempunyai potensi dan akan kita bina, kalau perlu ada momen untuk pembibitan," harapnya. 

Terkait dengan bonus pemberangkatan Umroh yang diberikan oleh Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, Aida sangat mengapresiasi dan hal itu sangat luar biasa untuk memotivasi para ASN guna mengeluarkan segala potensi yang dimilikinya.

"Wah itu sesuatu yang luar biasa dan alhamdulillah bonus yang diberikan Gubernur dapat memotivasi ASN mengeluarkan potensi dirinya," demikian Aida.

Pewarta :
Editor: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar