Pemkab Pulpis launching aplikasi 'PAHARI', ini keuntungannnya!

id Pemkab Pulpis ,Pemkab Pulpis launching aplikasi PAHARI ,Aplikasi PAHARI,Pulang Pisau,BPMDes Pulpis

Bupati Pulang Pisau, H Edy Pratowo saat memberikan arahan dalam bursa inovasi desa dan launcing aplikasi PAHARI yang mulai diterapkan untuk meningkatkan pelayanan administrasi di tingkat pemerintah desa. (Foto Antara Kalteng/ Adi Waskito)

Pulang Pisau (Antaranews Kalteng) - Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau mulai terapkan sistem Pelayanan Administrasi Handep Hapakat Mandiri (PAHARI) berbasis aplikasi untuk meningkatkan dan memberikan kemudahan terhadap pelayanan administrasi desa yang terintegrasi dengan lingkungan pemerintah setempat.

Dalam launching aplikasi PAHARI dan bursa inovasi desa, Senin (30/10/2018) di GPU Handep Hapakat Bupati Pulang Pisau, H Edy Pratowo meminta agar penerapan sistem berbasis aplikasi yang dibuat Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMDes) ini bisa memberikan inovasi terhadap penyelenggaraan pelayanan administrasi yang terintegrasi dan terpadu.

"Melalui aplikasi ini semua pelayanan administrasi bisa terstandarisir dan menyeluruh dalam mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat," kata Edy Pratowo.

Bukan hanya pada pelayanan administrasi saja, Edy Pratowo mengungkapkan penggunaan sistem berbasis aplikasi bisa diterapkan di bidang pelayanan lain sehingga kewenangan kabupaten secara berangsur dengan mudah dilaksanakan oleh pemerintah desa.

Misal, terang Edy Patowo, jika ada masyarakat yang mendapatkan program persalinan seperti pada bidang kesehatan. Melalui aplikasi ini, data yang di input pemerintah desa bisa dilanjutkan di tingkat kabupaten untuk mendapatkan akta kelahiran tanpa perlu datang ke ibu kota kabupaten.

Selain itu, Edy Pratowo mengatakan melalui aplikasi ini, dimanapun berada setiap orang bisa melihat potensi desa yang ada di kabupaten setempat. Tinggal bagaimana perangkat desa dengan adanya aplikasi PAHARI ini menonjolkan potensi desanya masing masing melalui aplikasi tersebut.

Terkait dengan bursa inovasi desa Tahun 2018, Kepala DPMDes Kabupaten Pulang Pisau, M Syaripul Pasaribu mengatakan program ini salah satunya untuk mendorong penggunaan dana desa yang lebih berkualitas, efektif dan efesien melalui berbagai kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa yang lebih inovatif dan peka terhadap kebutuhan masyarakat desa.

Dalam pameran bursa inovasi desa ini, terang Syaripul, menyediakan 87 menu. Meliputi 71 menu nasional tahun 2018, 15 menu nasional tahun 2017 dan 1 menu lokal kabupaten yaitu aplikasi PAHARI yang sudah di launching penerapannya.

Program bursa inovasi desa ini, terang Syaripul, dilatarbelakangi kapasitas desa dalam menyelenggarakan pembangunan dalam perspektif "desa membangun" yang masih memiliki keterbatasan. Program yang ada di desa dianggap belum beragam dan penggunaan dana desa sebagian besar masih fokus di bidang infrastruktur.

"Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi akhinya membuat langkah-langkah nyata guna mempercepat proses pemahaman dan pelaksanaan pembangunan di desa," terang Syaripul.

Langkah-langkah nyata yang akan dilakukan dalam mengamanahkan Undang-Undang Desa, papar Syaripul, salah satunya dengan pola inovasi kegiatan, praktik-praktik cerdas atau pengetahuan dalam investasi dana di desa. Serta kegiatan lain dalam pembangunan desa yang tumbuh dari inisiatif masyarakat, pemerintah desa, maupun kecamatan.

Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar