Penggunaan alat tangkap ramah lingkungan disosialisasikan

id alat tangkap ikan ramah lingkungan,sosialisasi perikanan,barito utara

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Barito Utara Iwan Rusdani saat membuka kegiatan pertemuan teknis nelayan di aula NU Muara Teweh, Kamis . (Istimewa)

Muara Teweh (Antaranews Kalteng)- Pemerintah Kabupaten Barito Utara, melakukan sosialisasi kepada kelompok masyarakat pengawas perikanan (pokmaswas) setempat terkait penggunaan alat tangkap ramah lingkungan.
    
"Pertemuan teknis nelayan tangkap dan pokmaswas perikanan ini merupakan salah satu upaya pembinaan kepada nelayan dalam rangka sosialisasi penggunaan alat tangkap ramah lingkungan dalam upaya peran aktif pokmaswas dalam mendukung pengawasan sumberdaya kelautan dan perikanan," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Barito Utara (Barut) Iwan Rusdani di Muara Teweh, Kamis.

Menurut Iwan, pengawasan dibidang kelautan dan perikanan mutlak diperlukan agar sumber daya alam dapat dimanfaatkan secara baik dan lestari serta melibatkan masyarakat. Amanat tersebut sejalan dengan UU RI Nomor 31 tahun 2004 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 45 tahun 2009 tentang perikanan pasal 67.

Masyarakat, kata dia dapat dilibatkan dalam membantu pengawasan perikanan potensi peran masyarakat yang tergabung dalam kelompok masyarakat pengawas dalam membantu pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan harus dimanfaatkan dan diberdayakan secara optimal sehingga terciptanya pelaksanaan undang-undang dalam bidang perikanan.

"Kami juga meminta kepada pokmaswas agar berperan aktif dalam menjaga kelestarian sumber daya perairan di wilayah masing-masing, menyampaikan laporan kegiatan kelompok nelayan dan pokmaswas di wilayah masing-masing," katanya.

Disamping itu nelayan juga diminta melaporkan setiap kejadian yang berpotensi merusak sumber daya perairan, baik yang sudah terjadi serta dampak dari kejadian seperti adanya kegiatan penangkapan ikan dan penyentruman, adanya kegiatan dengan tuba atau racun kimia atau racun tanaman. 

"Kelompok nelayan dan pokmaswas dapat berkoordinasi dengan instansi pemerintah mulai tingkat desa sampai kabupaten," kata dia.

Kegiatan ini diikuti nelayan dan pokmaswas Kelurahan Lanjas, Kelurahan Jambu, Kelurahan Jingah, Kelurahan Lahei I, Desa Pendreh, Desa Kandui, Desa Bintang Ninggh I dan II, Desa Trahean, Desa Buntok Baru, Desa Tumpung Laung I dan II, Desa Montallat ll, nelayan dan pokmaswas Desa Benao Hulu.

Pewarta :
Editor: Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar