Diduga mobil pelangsir terbakar, Polres police line SPBU di Palangka Raya

id Polres police line SPBU di Palangka Raya karena ini,mobil pelangsir terbakar,Diduga mobil pelangasir terbakar, Polres police line SPBU di Palangka Ray

Kasat Shabara Polres Palangka Raya Iptu Sony bersama warga memadamkan kobaran api yang menghanguskan mobil yang diduga milik pelangsir di depan SPBU Jalan RTA Milono, Rabu (14/11/18). (Foto Antara Kalteng/Adi Wibowo).

Palangka Raya (Antaranews Kalteng) - Kepolisian Resor Palangka Raya, Kalimantan Tengah memasang police line (garis polisi) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di Jalan RTA Milono Km 2,5. 

Pemberian garis polisi di SPBU tersebut, setelah ada insiden sebuah mobil merek Honda Civic bernomor polisi KH 1419 AN, yang diduga milik seorang pelangsir terbakar usai melakukan pengisian bahan bakar di SPBU setempat.

"Dengan adanya insiden tersebut kami akan melakukan pemeriksaan terhadap pihak SPBU, guna mengetahui terjadinya peristiwa tersebut," kata Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul Rein Krisman Siregar, Rabu petang.

Dalam peristiwa itu, aparat yang berwajib juga masih mencari pengemudi sekaligus pemilik mobil yang terbakar itu. Pasalnya saat mobil tersebut dalam kondisi terbakar, pengemudinya langsung kabur dari dalam mobil dan melarikan diri dari lokasi kejadian. 

"Kami masih mencari pengemudi mobil yang kabur dari lokasi kejadian. Petugas juga sudah melakukan olah TKP serta memintai keterangan beberapa orang saksi yang diduga mengetahui peristiwa itu," kata perwira berpangkat melati dua tersebut. 
 
Anggota Polres Palangka Raya memasang garis polisi di SPBU yang berada di Jalan RTA Milono Km 2,5 usai insiden terbakarnya sebuah mobil  yang diduga milik pelangsir, Rabu (14/11/18). (Foto Antara Kalteng/Adi Wibowo). 

Timbul menegaskan, usai dari TKP banyak ditemui kejanggalan. Salah satunya mobil yang terbakar sudah tua bahkan menggunakan tangki bermodifikasi. 

Kuat dugaan mobil tersebut digunakan untuk melangsir BBM di SPBU di Jalan RTA Milono Km 2,5 itu. 

Berdasarkana pengakuan warga Kota Palangka Raya, Kecamatan Pahandut, Rizal mengatakan, awalnya mobil yang dikemudikan Wahyu warga Jalan Junjung Buih I itu mengisi bahan bakar minyak di SPBU setempat. 

Usai mengisi BBM, mobil tersebut rencananya hendak keluar dari halaman SPBU. Entah mengapa tiba-tiba mobil jenis sedan tua mengeluarkan percikan api dari dalam mobil. 

"Si Wahyu melihat mobilnya terbakar dari arah bagian belakang mobil, langsung keluar dan meninggalkan mobilnya dalam keadaan terbakar. Beruntung anggota kepolisian dan pemadam kebakaran datang dan memadamkan kobaran api tersebut, namun mobil sudah dalam keadaan hangus," jelas Rizal

Di lokasi yang sama, Samsul Petugas Pengawas SPBU setempat membenarkan bahwa mobil tersebut membeli BBM di tempatnya. Ia membeli BBM jenis premium sebesar Rp200 ribu.

"Yang jelas kami di sini kami melayani semua masyarakat yang hendak mengisi bahan bakar di SPBU kami," demikian Samsul.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kejadian tersebut juga sempat menyita perhatian masyarakat serta membuat kemacetan jalur arah bundaran kecil menuiju arah bundaran burung. 

Situasi dapat kembali normal setelah petugas kepolisian menyingkirkan bangkai mobil yang terbakar karena berada di tengah jalan.

Pewarta :
Uploader : Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar