Pemkab Gumas motivasi perempuan lebih kreatif manfaatkan potensi daerah

id kabupaten gunung mas,pemberdayaan perempuan di gumas,pemkab gumas,Kepala DPMD Kabupaten Gumas,Yulius Agau

Sosialisasi peningkatan peran perempuan di perdesaan dalam bidang ekonomi produktif tahun 2018, di Aula BP3D Gunung Mas, Rabu (28/11/18). (Foto Antara Kalteng/Jemmy Kamis)

Perempuan juga akan mampu melakukan sesuatu tindakan, yang pada gilirannya akan menumbuhkan masyarakat mandiri
Kuala Kurun (Antaranews Kalteng) – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah, terus berupaya mendorong dan memotivasi perempuan agar lebih kreatif memanfaatkan berbagai potensi yang ada di daerah setempat.

Upaya yang terus dilakukan dengan memberikan penyadaran dan meningkatkan peran perempuan di desa-desa menjadi pelaku ekonomi produktif, kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Gumas Yulius Agau kepada Antara Kalteng, Rabu.

"Bentuk kegiatannya bermacam-macam, salah satunya sosialisasi yang sedang kami laksanakan saat ini. Tujuannya ya meningkatkan kreativitas dan pengetahuan perempuan menjalankan ekonomi produktif berbasis bahan lokal, dengan memperhatikan potensi di wilayahnya," kata dia.

Dikatakan, dalam sosialisasi tersebut, perlu dipikirkan dan diupayakan inovasi untuk menemukan konsep yang signifikan dalam membentuk kemampuan atau semangat dan sikap, sehingga masyarakat, khususnya perempuan di pedesaan memiliki pola hidup.

"Perempuan juga akan mampu melakukan sesuatu tindakan, yang pada gilirannya akan menumbuhkan masyarakat mandiri," ucapnya.

Menurut Yulius, sosialisasi akan mampu menyentuh setiap masyarakat khususnya kaum perempuan di pedesaan sebagai ujung tombak pembangunan keluarga. Sebab, tujuan dari usaha ekonomi kreatif adalah meningkatkan pemberdayaan masyarakat, lapangan kerja, serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan berbasis lokal.

Baca juga: Anggaran pemberdayaan perempuan harus tersedia tiap tahun, kata Legislator Gumas

"Kami ingin kaum perempuan yang mengikuti sosialisasi tersebut mampu memanfaatkannya, dengan menggali ilmu dan pengetahuan praktis yang berguna untuk mengembangkan usahanya," kata Yulius.

Sementara itu, Ketua Panitia Ruby Haris mengatakan, dengan adanya sosialisasi ini diharapkan masyarakat khususnya perempuan di pedesaan mampu menciptakan lapangan kerja sendiri untuk menambah penghasilan keluarga, mampu menumbuhkan jiwa kewirausahaan, dan menggali potensi yang ada di wilayahnya.

"Sosialisasi ini diikuti oleh 40 peserta, yang terdiri dari masyarakat khususnya perempuan yang ada di pedesaan yang sudah mempunyai kelompok usaha yang masih berjalan atau aktif," kata Ruby.

Baca juga: Perempuan paling banyak mengakses internet sosial media

Pewarta :
Editor: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar