Barito Utara gelar aksi peduli HIV/AIDS

id aksi peduli hiv/aids barito utara,hari aids se dunia di barut,dinas kesehatan barito utara

Plt Kepala Kesehatan Barito Utara H Siswandoyo dan dinas terkait menempelkan simbol pita merah kepada para pengguna jalan di Bundaran Buah Muara Teweh dalam rangka aksi simpatik Peringatan Hari HIV/AIDS se-Dunia, Minggu. (Istimewa)

Muara Teweh (Antaranews Kalteng)- Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara, Kalteng, menggelar aksi simpatik dengan menempelkan simbol pita merah HIV/AIDS kepada warga masyarakat  dalam rangka memperingati Hari HIV/AIDS Se-Dunia yang melintas di Bundaran Buah Muara Teweh, Minggu.

Pita merah sendiri dipilih karena warna merah melambangkan darah yang menjadi tempat berkembangnya virus HIV di dalam tubuh. Warna merah juga melambangkan semangat atau gairah untuk melawan penyakit mematikan ini, terutama bagi mereka yang sudah terinfeksi.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara H Siswandoyo saat menggelar aksi simpatik di Bundaran Buah Muara Teweh mengatakan HIV/AIDS menjadi perhatian bersama karena AIDS ini penyakit  yang menular dan bisa dicegah dengan metode-metode yang sangat mudah.

Inti kegiatan ini untuk menyadarkan kita bahwa AIDS itu penyakit yang menular tetapi bisa dicegah dengan harapan semua masyarakat mengetahui. 

"Kita juga tidak bisa membedakan masyarakat atau anggota keluarga yang kena AIDS atau belum, karena itu harus dites dulu baru bisa diketahui," katanya.

Jadi  hari AIDS mengingatkan  agar semua peduli kepada orang dengan HIV/AIDS, tidak ada bedanya, jangan didiskriminasi antara orang yang terkena AIDS dengan orang yang normal. 

Tidak bisa membedakan orang yang kena AIDS dan yang tidak kena AIDS. Juga harus melakukan periksa dulu, jadi intinya TOP, itu tes HIV kalau dia memang terinfeksi HIV maka obati untuk mempertahankan kesehatannya dan pertahankan sampai selama-lamanya dan obatnya harus terus menerus dikonsumsi dan itu intinya. 

"Intinya saya siap, saya berani dan  saya akan sehat," kata Siswandoyo.

 

Pewarta :
Editor: Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar