Warga Lamandau gotong royong buatkan rumah kepada seorang kakek

id kabupaten lamandau,bedah rumah,gotong royong membangun rumah,kakek hidup di gubuk,gubuk

Warga dan anggota kelompok Yasinan Al Mubaroq gotong royong membedah rumah kakek Cartim, warga Desa Liku Mulya Sakti, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Selasa (4/12/18). (Foto Jurnalis Warga)

Nanga Bulik (Antaranews Kalteng) - Seorang pria bernama Cartim umur 64 tahun, tinggal seorang diri di gubuk seluas 3x6 meter berdinding terpal dan berlantai tanah, di Desa Liku Mulya Sakti, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau.

Prihatin dengan kondisi tempat tinggal kakek tersebut, Warga Desa Liku Mulya Sakti bersama anggota kelompok pengajian pun bergotong royong pun membangun rumah, kata salah seorang warga yang turut berpartisipasi membangunnya Heni Purwati, saat dihubungi dari Palangka Raya, Selasa.

"Kakek yang bekerja sebagai petani itu memang selama ini hanya hidup seorang diri. Istrinya sudah lama meninggal, sementara anak semata wayangnya bekerja di Provinsi Kalimantan Barat," beber dia.

Menurut Heni, Kakek Cartim merupakan anggota pengajian Yasinan Desa Liku Mulya Sakti, melihat kondisi tempat tinggalnya yang memprihatinkan, mengetuk hati anggota pengajian lainnya untuk memperbaiki rumah kakek Cartim.

Seluruh bahan material yang diperlukan seperti papan dan bahan lainnya dibeli dengan menggunakan dana hasil sumbangan anggota pengajian dan uang kas kelompok pengajian Al Mubaroq.

"Sudah hidup sebatang kara, rumahnya tanpa dinding dan lantai. Untuk lantai, kami masih terkendala dana, diketahui juga lahan yang digunakan untuk tempat tinggalnya juga milik orang lain. Inilah yang mengetuk hati anggota pengajian untuk membantu kakek Cartim," tambahnya.

Warga dan kelompok pengajian yang bergotong royong membenahi rumah kakek Cartim berharap bahwa dengan sedikit bantuan yang diberikan setidaknya kakek Cartim tidak khawatir lagi apabila hujan lebat, sebabnya sebelum dibenahi saat hujan air masuk melalui sela - sela terpal yang dipasang.

Selain itu, perbaikan yang dilakukan juga mampu untuk meningkatkan kesejahteraan anggota pengajian yasinan di Desa Liku Mulya Sakti.

Heni juga menyampaikan selain membenahi rumah salah seorang anggota kelompok yasinan Al Mubaroq, pihaknya juga mengupayakan sarana dan prasarana untuk fardhu kifayah dan rencana pembangunan rumah ibadah Masjid.

"Kas kelompok pengajian juga kita gunakan untuk membantu anggota dan masyarakat yang sakit dan di rawat di rumah sakit, semoga bermanfaat bukan hanya untuk kelompok pengajian tetapi juga untuk masyarakat sekitar," demikian Heni.

Pewarta :
Editor: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar