Peserta SKB CPNS disarankan optimalkan waktu

id Peserta SKB CPNS disarankan optimalkan waktu,Seleksi CPNS,Badan kepegawaian daerah,Alang Arianto

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kotim Alang Arianto menyaksikan penyegelan server data oleh tim dari Kantor Regional VIII BKN Banjarmasin, Kamis (6/12/2018). (Foto Istimewa)

Sampit (Antaranews Kalteng) - Peserta seleksi kompetensi bidang (SKB) calon pegawai negeri sipil (CPNS) Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah, disarankan memanfaatkan waktu secara optimal agar bisa menjawab soal dengan baik sehingga hasilnya sesuai harapan.

"Setiap sesi selama 90 menit. Ada 100 soal berhubungan dengan kompetensi masing-masing disiplin ilmu sesuai formasi yang dipilih. Manfaatkan waktu dengan baik. Jangan buru-buru," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kotawaringin Timur Alang Arianto di Sampit, Kamis.

Saran itu disampaikan Alang sebagai evaluasi terhadap peserta. Saat seleksi kompetensi dasar belum lama ini, banyak peserta yang langsung meninggalkan ruangan padahal masih banyak waktu tersisa yang bisa dimanfaatkan untuk memeriksa kembali jawaban.

Seleksi kompetensi bidang CPNS Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur akan diikuti 977 peserta. Seperti saat seleksi kompetensi dasar, seleksi kompetensi bidang juga dilakukan dengan sistem computer assisted test atau CAT.

Pemeriksaan kesiapan peralatan kembali dilakukan oleh panitia bersama perwakilan Kantor Regional VIII BKN Banjarmasin. Hasilnya, peralatan CAT dinyatakan memenuhi syarat untuk digunakan dan langsung dipasang segel sebagai jaminan tidak ada kebocoran soal.

Seleksi kompetensi bidang akan dimulai Jumat (7/12) pukul 08.30 WIB. Rencananya akan ada pengarahan kepada peserta sebelum seleksi dimulai.

Seleksi di hari pertama rencananya hanya digelar sebanyak tiga sesi, sedangkan hari-hari berikutnya sebanyak empat sesi. Seleksi kompetensi bidang dilaksanakan selama empat hari dengan waktu pengerjaan soal selama 90 menit setiap sesi.

"Ada 70 komputer yang digunakan peserta, sedangkan lima komputer lainnya disiapkan untuk cadangan jika ada terjadi gangguan. Kami juga menyiapkan genset untuk mengantisipasi terjadinya pemadaman listrik," kata Alang.

Tahun ini Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur membuka 602 formasi CPNS guru dan tenaga kesehatan. Alang berharap seluruh formasi terisi sehingga bisa membantu mengisi kekurangan pegawai yang masih terjadi di Kotawaringin Timur.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengolahan Data dan Diseminasi Informasi Kepegawaian Kantor Regional VIII BKN Banjarmasin, Sigit Ariwibowo mengatakan, tidak ada 'passing grade' atau ambang batas nilai dalam seleksi kompetensi dasar. Setiap peserta menerima soal berbeda namun dengan tingkat kesulitan yang sama.

"Kalau benar satu soal nilainya 5 dan kalau salah nilainya nol. Kelulusan peserta ditentukan dari penggabungan nilai SKD dan SKB, ditambah unsur-unsur penunjang seperti sertifikasi. Porsi nilai SKD sebesar 60 persen dan SKB 40 persen, kemudian nilainya digabung dan diurutkan berdasarkan rangking," jelas Sigit.

Sigit datang ke Sampit untuk memeriksa kesiapan perangkat yang akan digunakan untuk seleksi CAT di Sampit. Seleksi dilaksanakan di aula Pendidikan dan Pelatihan Badan Kepegawaian Daerah Kotawaringin Timur yang berlokasi di belakang Stadion 29 November Sampit.

Pewarta :
Editor: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar