BKPSDM Seruyan belum bisa umumkan hasil SKB CPNS

id BKPSDM Seruyan belum bisa umumkan hasil SKB CPNS,Hartono,Seleksi CPNS,Kuala pembuang

BKPSDM Seruyan belum bisa umumkan hasil SKB CPNS

Peserta seleksi kompetensi bidang penerimaan calon pegawai negeri sipil Kabupaten Seruyan saat mengikuti arahan sebelum ujian baru-baru ini, Kuala Pembuang. (Foto Antara Kalteng/Muhammad Arif Hidayat)

Kuala Pembuang (Antaranews Kalteng) - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Seruyan, Kalimantan Tengah, belum bisa mengumumkan hasil seleksi kompetensi bidang (SKB) calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2018.



"Meski SKB selesai kami gelar pada 11 Desember 2018 namun pengumumannya hanya bisa dilakukan jika sudah disahkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN)," kata Kepala BKPSDM Seruyan Hartono di Kuala Pembuang, Rabu.



Petugas BKN menangani langsung pelaksanaan SKB yang menggunakan computer assisted test (CAT), sehingga hasil tes peserta otomatis masuk dan dilaporkan langsung ke panitia seleksi nasional. Peserta hanya bisa melakukan hitung-hitungan secara manual untuk menggambarkan kelulusan.



Pemerintah kabupaten tidak berhak mengumumkan hasil SKB jika BKN belum menerbitkannya secara resmi. Belum dipastikan pengumuman SKB dilakukan secara serentak bersama daerah lain ataukah tidak.



"Pelaksanaan SKB CPNS di Seruyan sudah dilaporkan secara resmi kepada BKN. Saat ini kita semua hanya bisa menunggu. Jika BKN resmi merilis hasilnya, kami pastikan BKPSDM Seruyan segera mengumumkannya," paparnya.



SKB CPNS di Seruyan berjalan tanpa ada kendala yang ditemui selama dua hari pelaksanaan. Sayangnya, dari sebanyak 493 peserta yang lulus seleksi kompetensi dasar, tidak semuanya datang dan mengikuti SKB.



Pada beberapa kali sesi ujian yang diikuti sebanyak 62 peserta, ada sebanyak dua peserta ataupun lebih yang tidak datang tanpa ada keterangan yang diterima panitia seleksi.



"Peserta yang tidak datang, secara otomatis dinyatakan tidak lulus. Bahkan jika mereka datang pun pada saat ujian namun terlambat, mereka juga tidak akan diperbolehkan mengikuti ujian sesuai aturan yang berlaku," terang Hartono.



Penentuan peserta lulus SKB mengikuti Permenpan Nomor 61 yaitu dengan sistem rangking, sehingga semua formasi yang ada pelamarnya akan terisi usai semua tahapan seleksi dilaksanakan.



Pemerintah kabupaten maupun masyarakat tidak perlu khawatir lagi terjadinya kekosongan formasi yang tersedia, karena Permenpan Nomor 37 dengan sistem ambang batas nilai minimal tidak lagi digunakan.


Pewarta :
Uploader : Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar