Penyaluran pupuk bersubisidi di daerah ini capai ribuan ton

id pupuk subsidi barito utara,distribusi pupuk bersubsidi di barut,dinas pertanian barut,musim tanam okmar,padi sawah barito utara

Sejumlah petani padi sawah menanam padi di Desa Trahean Kecamatan Teweh Selatan. (Foto Antara Kalteng/Kasriadi)

Muara Teweh (Antaranews Kalteng) -Distribusi pupuk bersubsidi untuk petani di Kabupaten Barito Utara,  hingga 15 Desember 2018 mencapai 3.502 ton atau 87,44 persen dari kouta 4.005 ton.  

"Serapan distribusi pupuk di daerah ini akan meningkat pada musim tanam Oktober 2018 - Maret 2019 yang merupaan musim tanam saat memasuki musim penghujan," kata Kepala Dinas Pertanian Barito Utara, Setia Budi di Muara Teweh, Sabtu.

Menurut Budi, ribuan ton pupuk yang disalurkan realisasi selama Januari - 15 Desember 2018  adalah jenis urea sebanyak 951 ton, NPK 1.565 ton, ZA 190 ton, SP-36 mencapai 539 ton dan organik 256 ton. 

Kouta pupuk bersubisi yang mendapat tambahan pada tahap III yakni mencapai 4.005 ton meliputi jenis urea sebanyak 1.050 ton, SP-36 tetap 494 ton, ZA 217 ton, NPK mencapai 1.850 ton dan Organik 394 ton.

"Kami memperkirakan permintaan pupuk bersubsidi kembali meningkat pada Oktober-Maret karena akan dibuka lahan padi sawah dan padi ladang seiring mulainya musim hujan," katanya didampingi Kasi Pupuk,Pestisida,Alat dan Mesin, Katiman .

Penyaluran pupuk bersubsidi oleh pihak distributor tergantung pada permintaan kelompok petani.

Tiga distributor pupuk untuk Barito Utara yaitu dua berkantor di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dan satu di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, dengan produsen pupuk PT Petrokimia dan PT Pupuk Kalimantan Timur.

"Kami sudah melakukan koordinasi dengan distributor pupuk PT Petrokimia (pupuk ZA, SP-23 dan Organik) untuk membahas ketersediaan pupuk dalam menghadapi musim tanam Okmar 2018-2019 dan penambahan kios penyalur di sentra-sentra produksi dan memudahkan petani mendapat pupuk bersubsidi," kata Budi.

Pewarta :
Editor: Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar