Ini yang harus diperhatikan bila ingin pariwisata maju dan berkembang di Seruyan

id Wisata di Seruyan,Seruyan ,Pantai Sungai Bakau dan Danau Seluluk,Ingin pariwisata maju dan berkembang di Seruyan,Ini yang harus diperhatikan bila ingi

Kepala Disporaparbud Seruyan Tunjarsyah. (Foto Antara Kalteng/Muhammad Arif Hidayat)

Kuala Pembuang (Antaranews Kalteng) - Kualitas sumber daya manusia (SDM) merupakan indikator penting penentu kemajuan sektor pariwisata di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.

Kalau ingin sektor pariwisata bisa maju dan berkembang, peningkatan sarana dan prasarana di lokasi wisata harus diimbangi dengan kualitas SDM yang memadai, kata Kepala Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Seruyan Tunjarsyah di Kuala Pembuang, Sabtu.

"Percuma jika pembangunan fisik di sekitar lokasi wisata kami lakukan jika tidak didukung kualitas SDM yang baik. Masyarakat khususnya warga sekitar lokasi wisata, harus bersinergi dan membuat wisatawan merasa nyaman dan aman saat berkunjung," katanya.

Masyarakat harus sadar wisata, yaitu memahami cara melayani wisatawan yang berasal dari dalam maupun luar daerah. Nyaman atau tidaknya wisatawan saat berkunjung, selain ditentukan kualitas objek wisata dan fasilitasnya, juga dipengaruhi perilaku warga setempat.

Seperti halnya Bali, Lombok maupun Jogja, dikenal sebagai kota tujuan wisata bagi masyarakat dari dalam dan luar negeri. Selain memiliki objek wisata hingga seni dan budaya yang menarik, juga dikenal keramahan dari penduduk setempat.

"Jika wisatawan merasa nyaman dengan perilaku atau sambutan penduduk setempat, maka kesan positif dan rasa aman saat melancong akan mereka dapatkan. Inilah yang ingin kami wujudkan di Seruyan kedepannya," paparnya.

Mewujudkan keinginan ini, salah satunya melalui pemanfaatan dana alokasi khusus (DAK) yang diterima pada tahun 2019 mendatang, dengan menggelar kegiatan pembangunan non fisik berupa pelatihan bagi kelompok sadar wisata dan warga sekitar area lokasi wisata.

Melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia pada sektor pariwisata, diharapkan mereka memiliki kesadaran dan pengetahuan tentang cara menghadapi wisatawan saat berkunjung serta memaksimalkan peluang yang tersedia pada sektor ini.

"Jika bisa memanfaatkannya tentu tidak hanya menguntungkan pemerintah kabupaten, namun juga masyarakat secara pribadi. Mereka dapat menyediakan jasa pelayanan seperti sewa kendaraan hingga menjual ragam sajian kuliner yang biasa dicari wisatawan saat berkunjung," ungkap Tunjar.

DAK yang diterima Disporaparbud Seruyan dari pemerintah pusat pada tahun 2019 mendatang adalah sekitar Rp2 miliar. Selain digunakan untuk pembangunan non fisik, juga akan digunakan untuk pembangunan fisik berupa peningkatan sarana dan prasarana di sejumlah objek wisata, seperti Pantai Sungai Bakau dan Danau Seluluk.
 

Pewarta :
Uploader : Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar