Ini 10 SOPD Kobar terbesar menerima anggaran terbesar tahun 2019

id Kabupaten Kotawaringin Barat,APBD Kobar 2019,Bupati Kotawaringin Barat,Hj Nurhidayah ,anggaran SOPD Pemkab Kobar 2019

Bupati Kobar Hj Nurhidayah menandatangani surat berita acara penyerahan DIPA 2019 disaksikan langsung oleh Ketua DPRD Kobar Triyanto (kiri) serta Kepala KPPN Pangkalan Bun Astriyani (kanan). (Foto Antara Kalteng/Hendri Gunawan).

Pangkalan Bun (Antaranews Kalteng) - Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah menyebut, daftar isian pelaksanaan anggaran untuk tahun 2019 mengalami pengurangan dari yang diproyeksikan.

Pengurangan itu bukan hanya terjadi di Kabupaten Kobar tapi hampir seluruh daerah di Indonesia, karena Pemerintah Pusat di tahun 2019 memfokuskan anggaran untuk penanggulangan bencana yang terjadi di sejumlah daerah, kata Hj Nurhidayah di Palangka Bun, Jumat.

"Meskipun begitu, pengurangan tidak mempengaruhi proyeksi belanja daerah 2019. Masih ada bantuan dari Dana Desa, dan realisasi alokasi dana untuk kelurahan yang bersumber dari APBN. Paling tidak kedua bantuan dana tersebut membatu mengurangi beban APBD Kobar," singkat Hj Nurhidayah.

Berdasarkan laporan Pj Sekretaris Daerah Kobar Suyanto, ada 10 Satuan organisasi Perangkat Daerah (SOPD) yang menjadi penerima terbesar dana Alokasi Anggaran Belanja Langsung untuk Tahun Anggaran 2019.

Kesepuluh SKPD tersebut adalah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kobar sebesar Rp215.141.521.000, Rumah Sakit Umum Daerah Rp156.434.772.000, Dinas Pendidikan dan Kebuduyaan Rp93.533.347.000, Dinas Kesehatan Rp76.934.331.000, Sekretariat Daerah Rp41.049.588.000, 

Kemudian Dinas Lingkungan Hidup Rp15.767.830.000, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Rp13.173.529.000, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Rp12.053.673.000, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Rp11.080.965.000, dan Sekretariat DPRD Kobar Rp9.980.067.000.

"Struktur APBD tahun 2019 terdiri dari pendapatan daerah sebesar Rp1.462.357.480.000, dan belanja daerah sebesar Rp1.446.647.600.000. Surplus antara pendapatan daerah dan belanja daerah sebesar Rp.15.709.880.000," beber dia.

Kemudian penerimaan pembiayaan yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran sebelumnya sebesar Rp. 8.290.120.000,- pengeluaran pembiayaan untuk Penyertaan Modal (Investasi) Pemerintah Daerah dan Pembayaran pokok Utang sebesar Rp.24.000.000.000.

"Jadi untuk Pembiayaan Netto Tahun Anggaran 2019 defisit Rp15.709.880.000, dengan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenaan (SILPA) sebesar Rp0," demikian Suyanto.

Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pangkalan Bun, Kamis (27/12) malam, melakukan penyerahan DIPA tahun anggaran 2019 kepada Bupati Kobar.

Pewarta :
Uploader : Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar