Infrastruktur Lamandau butuh sentuhan pemerintah provinsi

id Infrastruktur Lamandau butuh sentuhan pemerintah provinsi,Gubernur Kalteng,Sugianto Sabran,Bupati Lamandau,Hendra Lesmana

Bupati Hendra Lesmana dan DPRD Lamandau saat mendampingi Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, dalam kunjungan kerjanya memantau pemanenan kelapa sawit di kabupaten setempat, Rabu (9/1/2018). (Foto Humas Pemkab Lamandau)

Nanga Bulik (Antaranews Kalteng) - Melanjutkan lawatannya dari Kabupaten Kotawaringin Barat dan Sukamara, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran menyambangi Kabupaten Lamandau, untuk meninjau kondisi infrastruktur.

Melalui Bupati Lamandau, Hendra Lesmana, orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai itu, menyampaikan bahwa kondisi infrastruktur Lamandau, khususnya jalan poros Pangkalan Bun-Lamandau membutuhkan perhatian khusus, lantaran jauh tertinggal dibandingkan dengan jalan di Kabupaten Kotawaringin Barat dan Kotawaringin Timur. 

"Kunjungan gubernur hari ini untuk melihat kondisi infrastruktur yang ada di Lamandau. Beliau sudah melihat sendiri jalan lintas Pangkalan Bun-Lamandau, khususnya dari Simpang Runtu memang masih butuh perhatian khusus," kata Bupati Lamandau, Hendra Lesmana, Rabu.

Dengan dimasukkannya Lamandau dalam agenda kunjungan kerja gubernur, Hendra Lesmana sangat bersyukur karena banyak hal yang dapat langsung dikoordinasikan, tidak terbatas hanya persoalan infrastruktur.

Dia berharap Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dapat mengalokasikan anggaran untuk peningkatan infrastruktur jalan yang ada di Kabupaten Lamandau. Ruas jalan tersebut merupakan akses ekonomi yang sangat penting bagi masyarakat Lamandau maupun sebagai jalur lintas antar provinsi menuju Kalimantan Barat.

Dia juga mengatakan, dalam kesempatan itu pihaknya meminta kepada gubernur agar berbagai persoalan terkait sarana dan prasarana yang menyangkut sekolah yang menjadi kewenangan provinsi yakni SMA dan SMK serta MA, dapat ditingkatkan.

"Selain infrastruktur, dalam kesempatan ini saya juga telah menyampaikan tentang sapras sekolah yang menjadi kewenangan provinsi agar lebih dimaksimalkan perhatiannya," harapnya.

Sementara itu, anggota Komisi II Bidang Keuangan dan Ekonomi, DPRD Lamandau, Gujaliansyah yang mendampingi rombongan saat melihat kondisi infrastruktur di jalan Pangkalan Bun - Lamandau, mengatakan Gubernur Kalteng dalam perjalanannya melihat masih banyak kendaraan angkutan berupa truk-truk yang mengangkut muatan melebihi tonase.

Menurut gubernur, diperkirakan bahwa muatan tersebut mencapai 10 ton dan diduga kerusakan jalan yang terjadi akibat tonase yang berlebihan, apalagi kebanyakan truk-truk bermuatan berat yang melintas tersebut masih menggunakan plat luar daerah Kalteng.

"Gubernur tadi langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk segera melakukan penindakan terhadap kendaraan yang menggunakan plat luar daerah," ujar Gujaliansyah.

Selain itu, pemerintah provinsi juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan agar membangun jembatan timbang, melalui pemerintah provinsi agar semua truk yang melintas di jalan poros Pangkalan Bun-Lamandau dapat terkontrol tonasenya.

"Dalam kunjungan kerja tadi Gubernur juga berkesempatan meninjau PKS PT KSO untuk melihat apakah buah sawit yang masuk ke perusahaan tersebut benar berasal dari kebun masyarakat," demikian Gujaliansyah.


Pewarta :
Uploader : Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar