Wabup Sugianto serahkan bantuan korban bencana banjir Sikui

id banjir bandang sikui,pemkab barito utara salurkan bantuan koran banjir sikui,bpbd barito utara

Wakil Bupat Barito Utara Sugianto Panala Putra menyerahkan bantuan untuk warga yangterkena musibah banjir di Km 27 Desa Sikui Kecamatan Teweh Baru, Rabu. (Foto Dinas Kominfo dan Persandian Barito Utara)

Muara Teweh (Antaranews Kalteng) - Wakil Bupati Barito Utara Sugianto Panala Putra menyerahkan bantuan bahan kebutuhan pokok dan beberapa peralatan keluarga kepada warga yang terkena musibah banjir di Desa Sikui Kecamatan Teweh Baru, Rabu.

Bantuan tersebut diserahkan Wabup Sugianto Panala Putra kepada kepala Desa Sikui sebagai perwakilan masyarakat setempat. Wabup menyampaikan amanah kepada kepala desa untuk bisa mendistribusikan bantuan pemerintah ini secara adil dan merata.

"Pesan dari Bapak Bupati H Nadalsyah, dirinya menyatakan sangat prihatin atas terjadinya beberapa musibah yang terjadi di Kabupaten Barito Utara dan Bupati Nadalsyah juga menitip pesan kepada warga masyarakat untuk tetap bersabar dalam menghadapi bencana ini serta selalu waspada karena cuaca sekarang ini sering berubah dan sulit diprediksikan," kata Wabup Sugianto.

Banjir terjadi di Desa Sikui disebabkan meluapnya Sungai Sikui akibat intensitas hujan yang tinggi dibagian hulu sedangkan sungai yang menampung air tidak sebanding dengan volume curah hujan.

Wabup Sugianto pada saat penyerahan bantuan sosial di didampingi Plt Kadis SosPMD, Kepala BPBD dan tenaga teknis lainnya. Desa Sikui merupakan desa yang berjarak sekitar  27 kilometer dari Kota Muara Teweh ibu kota Kabupaten Barito Utara.

 Banjir yang merendam ruas Jalan Negara Muara Teweh-Banjarmasin di kilometer 27 akibat meluapnya Sungai Sikui (anak Sungai Teweh) di wilayah Desa Sikui, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, sejak Rabu  pagi sudah surut.


Banjir di jalan negara atau di sekitar kawasan pasar Desa Sikui itu pada Rabu pagi  mencapai sepanjang 500 meter dan rumah warga yang berada di kanan dan kiri jalan terendam banjir setinggi paha orang dewasa.

"Banjir mengakibatkan gangguan arus transportasi darat dari Muara Teweh ke luar daerah dan sebaliknya. Akibatnya terjadi antrean panjang, baik sepeda motor maupun mobil dan truk," kata Hartoyo warga setempat.

Akibat banjir tersebut sebanyak 115 rumah warga di Desa Sikui terkena dampak banjir yakni berada di Rukun Tetangga (RT) 04 dengan jumlah 45 rumah, RT 02 A ada 18 rumah, RT 02 induuk 19 rumah dan RT 4 B sebanyak 33 rumah yang terendam banjir.

"Dalam peristiwa banjir bandang ini tidak ada korban jiwa, sedangkan harta belum diketahui," kata seorang petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Utara, Banu Lesmana yang ikut melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir.

 

Pewarta :
Editor: Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar