Tabrakan mobil dinas Polres Kobar renggut satu nyawa [VIDEO]

id Tabrakan mobil dinas Polres Kobar renggut satu nyawa,Kecelakaan,Kotawaringin Barat,Trans kalimantan

Mobil yang terlibat tabrakan di Jalan Jenderal Sudirman km 54, rusak berat. (Foto Jurnalis Warga).

Sampit (Antaranews Kalteng) - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah, antara mobil dinas Polres Kotawaringin Barat dengan mobil seorang warga menyebabkan satu korban jiwa.

Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Mohammad Rommel melalui Kepala Satuan Lalu Lintas AKP Yudha Setiawan yang dikonfirmasi, tidak menampik kabar kecelakaan maut tersebut. "Mobil dinas Polres Kobar," kata Yudha, singkat saat dikonfirmasi di Sampit, Kamis.

Polisi belum memberikan banyak keterangan terkait kejadian ini. Kasusnya masih dalam penyelidikan dengan mengumpulkan bukti dan keterangan saksi. Pihak Polsek Kotabesi juga belum bersedia memberikan keterangan terkait kronologis kejadian.

Informasi dihimpun, tabrakan itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB di Jalan Jenderal Sudirman km 54 Desa Penyang Kecamatan Telawang. Lokasi kejadian masuk wilayah hukum Polsek Kotabesi Kabupaten Kotawaringin Timur.

Mobil dinas Polres Kotawaringin Barat dikemudikan Rio melaju dari arah Sampit menuju Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat. Belum dipastikan apakah mobil tersebut adalah mobil dinas Kapolres atau mobil operasional perwira lainnya. Namun saat kejadian, tidak ada perwira Polres Kotawaringin Barat di mobil itu, hanya Rio seorang diri.

Belum diketahui persis kejadiannya, namun dikabarkan bahwa saat di Jalan Jenderal Sudirman km 54, mobil dinas Polres Kotawaringin Barat yang dikemudikan Rio, bertabrakan dengan mobil dikemudikan David Andreas yang datang dari arah berlawanan.

Kerasnya tabrakan membuat kedua mobil rusak berat dan kedua pengemudinya terluka. David yang merupakan warga asal Desa Sungkup Kecamatan Bulik Timur Kabupaten Lamandau, mengalami luka parah.

Tabrakan keras itu membuat warga kaget dan berhamburan mendatangi lokasi kejadian untuk memberi pertolongan. Nahas dialami David, nyawanya tidak tertolong, sementara Rio mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke RSUD dr Murjani Sampit.

"Warga banyak yang tidak tahu juga penyebab tabrakan karena tadi lalu lintas sedang sepi," kata Rudi, warga yang melintas di lokasi kejadian.

Ruas jalan Trans Kalimantan Poros Selatan yang menghubungkan Sampit-Pangkalan Bun memang termasuk ruas rawan kecelakaan, apalagi sebagian lokasi terdapat kerusakan. Sudah banyak korban jiwa di ruas jalan yang banyak dilalui truk bermuatan kelapa sawit itu.

Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan saat berkendaraan untuk menghindari terjadinya hal tidak diinginkan. Menaati aturan berlalu lintas dan meningkatkan kewaspadaan, dapat menekan potensi terjadinya kecelakaan.

 

Pewarta :
Editor: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar