Bupati Kotim diundang terima anugerah Adipura

id Bupati Kotim diundang terima penganugerahan Adipura,Kotawaringin Timur,Sampit,Supian Hadi,Lingkungan Hidup,Diskominfo,Multazam

Bupati H Supian Hadi, Wakil Bupati HM Taufiq Mukri dan Wakil Gubernur Kalteng Habib H Said Ismail meresmikan tiga depo sampah saat peringatan HUT ke-66 Kabupaten Kotim, Senin (7/1/2019) lalu. (Foto Antara Kalteng/Norjani)

Sampit (Antaranews Kalteng) - Tekad kuat pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah, meningkatkan kebersihan, berbuah manis dengan adanya kabar gembira bahwa kabupaten ini akan menerima penghargaan Adipura.

"Undangan untuk menghadiri penganugerahan itu memang sudah ada, tapi untuk teknisnya nanti dikoordinasikan Dinas Lingkungan Hidup," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kotawaringin Timur, Multazam saat dikonfirmasi di Sampit, Kamis.

Belum dijelaskan secara rinci terkait penghargaan Adipura yang akan diterima Kotawaringin Timur. Dinas Lingkungan Hidup Kotawaringin Timur belum memberi keterangan terkait kabar gembira tersebut.

Undangan dikirim oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya Kementerian Lingkungan Hidup. Undangan tertanggal 8 Januari 2019 ditandatangani Rosa Vivien Ratnawati selaku Direktur Jenderal dan ditujukan kepada Bupati Kotawaringin Timur dengan perihal penganugerahan Adipura.

Disebutkan, dalam rangka pelaksanaan Program Adipura tahun 2017-2018, akan dilaksanakan penyerahan anugerah Adipura oleh Bapak Wakil Presiden RI Jusuf Kalla. Bupati Kotawaringin Timur H Supian Hadi diminta hadir untuk menerima penghargaan tersebut.

Acara penyerahan penganugerahan Adipura akan dilaksanakan Senin (14/1) mulai pukul 10.00 WIB di Auditorium Dr Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti Jakarta Pusat. Namun belum diketahui apakah langsung dihadiri Bupati Supian Hadi atau diwakilkan.

Kabar gembira ini disambut antusias pemerintah daerah masyarakat. Kabar ini pun seketika menjadi tema perbincangan masyarakat di grup media sosial karena masyarakat ikut gembira dengan prestasi ini.

"Mudah-mudahan saja (penghargaan) ini benar. Tapi yang penting nantinya adalah bagaimana seluruh masyarakat konsisten menjaga kebersihan. Targetnya bukan penghargaannya, tetapi terciptanya lingkungan bersih dan sehat," ujar Alfi, warga Sampit.

Kotawaringin Timur sudah empat kali meraih piala Adipura untuk Sampit sebagai kota kecil terbersih, yakni tahun 1997, 2012, 2013 dan 2014. Tiga kali di antaranya diraih semasa periode pertama pemerintahan Supian Hadi, bersama pasangannya, HM Taufiq Mukri.

Bupati Supian Hadi berulang kali menegaskan bahwa piala Adipura bukan akhir. Hal yang jauh lebih penting adalah menciptakan pola pikir masyarakat agar cinta kebersihan supaya lingkungan menjadi sehat dan derajat kesehatan masyarakat meningkat sehingga dengan sendirinya piala Adipura mudah diraih.

Kebersihan lingkungan ini juga kaitannya dengan tekad pemerintah daerah menjadikan Sampit sebagai kota tujuan wisata. Jumlah wisatawan meningkat signifikan. Masalah sampah dikhawatirkan bisa mengganggu kunjungan wisata jika tidak ditangani serius. 

Pewarta :
Editor: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar