Warga Trinsing sudah tiga pekan hilang

id warag trinsing hilang,warga barito utara hilang,orang hilang di barito utara

Hatrani alias Ganto berusia 80 tahun warga Desa Trinsing RT 06 Kecamatan Teweh Selatan. (Ist)

Muara Teweh (Antaranews Kalteng)-Seorang laki-laki bernama Hatrani alias Ganto berusia 80 tahun warga Desa Trinsing RT 06 Kecamatan Teweh Selatan Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, tidak diketahui keberadaannya sudah dalam tiga pekan ini.
    
"Ayah saya itu sudah tidak diketahui sejak  21 Desember 2018  sekitar pukul 17.45 WIB atau setelah sholat Magrib ketika adik saya perempuan mau memberi makan dan sampai Jumat sore ini sudah tiga pekan atau 22 hari masih belum tahu keberadaannya," kata Ali Mirhan salah satu putra Ganto di Muara Teweh, Jumat.
   
Menurut Ali, orang tuanya itu tinggal serumah dengan adik perempuannya bernama Rusidah dan ipar serta anak-anak.Kondisi ayahnya sudah mulai pikun, namun masih bisa berjalan ke rumah tetangga terdekat. 
    
Upaya pencarian dengan menghubungi kerabat lainnya dan desa terdekat bahkan pencarian sudah dilakukan dari desa terdekat seperti Desa Bintang Ninggi II Kecamatan Teweh Selatan dan Kandui Kecamatan Gunung Timang serta sampai Puruk Cahu Kabupaten Murung Raya.
    
"Pencarian juga sampai menyusuri Sungai Inu (anak Sungai Barito) yang merupakan batas wilayah Desa Bintang Ninggi dengan Desa Butong, namun tetap membuahkan hasil," kata Ali yang juga PNS pada Bidang Peternakan Dinas Pertanian Barito Utara ini. 
    
Ali menjelaskan, untuk pencarian di  Desa Trinsing dan sekitarnya dia sudah pesimis, karena hampir semua semak dan hutan sudah dicari berulang-ulang namun juga tidak ada.
    
"Bahkan kalau ayahnya telah meninggal di semak-semak tentunya mengeluarkan bau, namun tidak mencium akan bau yang tidak sedap di sekitar desanya," kata dia.  
    
Pencarian laki-laki yang ditinggal istrinya karena meninggal dunia sejak dua tahun lalu  itu memiliki anak empat orang, cucu 17 orang dan buyut enam orang ini tetap dilakukan dirinya dan keluarga lainnya bahkan juga dengan bantuan orang pintar.
    
"Saat ini kami memperkirakan orang tua kami ini ada dua kemungkinan yakni sudah jauh atau berada di kota lain dan bisa jadi disembunyikan 'orang halus'," jelas dia.
    
Ali mengatakan hilangnya orang tuanya ini telah dilaporkan kepada pihak kepolisian setempat sehari setelah ayahnya tidak diketahui keberadaannya dan dia meminta bantuan masyarakat apabila menemukan orang tuanya itu dengan ciri-ciri berbadan kurus kulit putih dengan tinggi sedang dan berjenggot putih tipis.
    
"Kami terus melakukan pencarian sampai ketemu ayah kami dan diharapkan ditemukan dengan kondisi selamat.Rencananya Sabtu (12/1) besok kami akan ke Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur untuk mencari orang tuanya itu" ujarnya.

 

Pewarta :
Editor: Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar