Pemkab Lamandau dorong petani tingkatkan produksi bawang merah

id Bupati Lamandau Hendra Lesmana, petani tingkatkan produksi bawang merah,Pemkab Lamandau dorong petani tingkatkan produksi bawang merah,Bupati Lamandau

Pemkab Lamandau dorong petani tingkatkan produksi bawang merah

Bupati Lamandau Hendra Lesmana (lima kanan) bersama kelompok tani Tunas Harapan, Desa Suka Maju, Kecamatan Bulik Timur memanen komoditas holtikultura bawang merah, Sabtu (12/1/18). (Foto Antara Kalteng/Koko Sulistyo)

Nanga Bulik (Antaranews Kalteng) - Bupati Lamandau, Kalimantan Tengah Hendara Lesmana mendorong seluruh kelompok tani mampu meningkatkan produktivitas bawang merah, mengingat komoditas tersebut menjadi penyumbang inflasi di daerah itu.

"Bawang Merah sebagai salah satu komoditas yang bisa menyebabkan inflasi, oleh sebab itu pemerintah mendorong masyarakat melalui kelompok tani untuk gencar menanam bawang merah," kata Hendra Lesmana saat panen bawang merah bersama kelompok tani, Tunas Harapan, Desa Suka Maju, Kecamatan Bulik Timur, Sabtu.

Sejatinya, Kabupaten Lamandau mempunyai beberapa wilayah pertanian yang menjadi lumbung tanaman bawang merah, dan salah satunya adalah di Desa Suka Maju melalui kelompok tani (poktan) Tunas Harapan.

Saat ini poktan Tunas Harapan menggarap lahan usaha tani seluas 25 hektare yang secara keseluruhan ditanami bawang merah, yang menjadi komoditas primadona baru petani setempat.

"Lahan poktan seluas 25 hektare ini tersebar di beberapa titik, satu lokasi di tanami bawang dengan luasan lima hektare, dengan kemampuan produksi 26 ton bawang per hektare panen," terangnya. 
 
Bupati Lamandau Hendra Lesmana bersama kelompok tani Tunas Harapan, Desa Suka Maju, Kecamatan Bulik Timur memanen komoditas holtikultura bawang merah, Sabtu (12/1/18). (Foto Antara Kalteng/Koko Sulistyo)

Sayangnya, petani saat ini masih menghadapi kendala pengelolaan lahan untuk media tanam, pasalnya kelembaban tanah setempat, menyebabkan hasil panen bawang merah tidak bisa maksimal.

Untuk itu, melalui Dinas Pertanian dan Perikanan kabupaten setempat, rencananya untuk mengatasi kelembaban tanah akan diterapkan teknologi dengan menggunakan tutupan plastik (sungkup plastik) di jalur tanam bawang.

"Saat ini kita masih terkendala dengan tingkat kelembaban tanah, akibat curah hujan yang terbilang tinggi, dan kita akan gunakan sungkup plastik, agar hasil panen petani meningkatkan," ucapnya.

Bupati berkeinginan agar semua desa dapat mengembangkan budidaya holtikultura khususnya bawang merah di 'Bumi Bahaum Bakuba', agar tidak lagi mendatangkan bawang merah dari luar daerah.

Sementara ini di Kabupaten Lamandau selain Desa Suka Maju, pengembangan bawang merah melalui program demplot juga terdapat di Desa Bukit Jaya, Desa Rimba Jaya dan Timbang Jaya.

"Saya berharap bahwa nantinya Kabupaten Lamandau dapat swasembada tanaman bawang merah," demikian Hendra.

Pewarta :
Uploader : Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar