Legislator Kalteng dukung mitigasi bencana masuk kurikulum pendidikan

id dprd kalimantan tengah,dprd kalteng,mitigasi bencana,anggota komisi c dprd kalteng,mantan bupati katingan,duwel rawing,pendidikan mitigasi bencana

Anggota Komisi C DPRD Kalteng Duwel Rawing. (Foto AntaraKalteng/Jaya W Manurung)

Palangka Raya (Antaranews Kalteng) - Legislator Kalimantan Tengah Duwel Rawing mengaku sangat mendukung, dimasukkannya mitigasi bencana atau upaya mengurangi resiko bencana ke dalam kurikulum, khususnya untuk tingkat sekolah dasar.

Mitigasi bencana sangat perlu dipahami seluruh masyarakat karena sebagian besar wilayah di Indonesia rawan terjadi bencana, kata Duwel di ruang Komisi C DPRD Kalteng, Senin.

"Sebaiknya rencana memasukkan mitigasi bencana ke kurikulum pendidikan dipercepat, agar pihak sekolah bisa menyesuaikan dan mempersiapkan tenaga pengajar," ucapnya.

Selain mendukung, Bupati Katingan periode 2003-2013 itu menyarankan agar materi mitigasi bencana disesuaikan dengan wilayah masing-masing. Sebab, bencana di tiap wilayah berbeda-beda.

Dia mengatakan untuk Provinsi Kalteng bencana gempa bumi dan tsunami belum pernah terjadi, namun banjir dan kabut asap sudah terjadi berkali-kali. Untuk itu, mitigasi bencana yang diberikan harus berkaitan dengan banjir dan kabut asap.

"Gempa bumi dan tsunami memang perlu juga diberikan. Tapi, yang paling prioritas itu mitigasi tentang banjir dan kabut asap. Dua bencana itu yang sering terjadi di Kalteng," kata Duwel.

Menurut anggota Komisi C DPRD Kalteng yang salah satu tugasnya terkait pendidikan itu, perlu diperhatikan secara khusus adalah tersedianya tenaga pendidik berkompeten menangani bencana, dan kesiapan infrastruktur.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu mengatakan, apabila mitigasi bencana sudah dimasukkan dalam kurikulum pendidikan, maka pembelajaran tentang penanganan dan antisipasi bencana tersebut akan berlangsung secara terus-menerus.

"Jadi perlu adanya pembinaan-pembinaan khusus dari Pemerintah kepada guru yang nantinya akan mengajar tentang penanggulangan bencana. Semoga saja mitigasi bencana masuk ke kurikulum pendidikan bukan sekedar wacana," demikian Duwel.

Baru-baru ini, Presiden Joko Widodo meminta Kementerian Pendidikan memasukkan pendidikan mitigasi bencana dimasukkan dalam kurikulum pendidikan.

Pewarta :
Editor: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar