Wabup ajak SOPD Barito Timur lebih serius menyusun RPJMD 2018-2023

id kabupaten barito timur,bartim,rpjmd bartim,wakil bupati bartim,Habib Said Abdul Saleh Al Qadry

Wakil Bupati Barito Timur Habib Said Abdul Saleh Al Qadry (tengah) saat membuka Musrenbang RPJMD Barito Timur 2018-2023 di GPU Mantawara di Tamiang Layang, Rabu. (Foto Antara Kalteng/Habibullah)

Tamiang Layang (Antaranews Kalteng) - Wakil Bupati Barito Timur, Kalimantan Tengah, Habib Said Abdul Saleh Al Qadry mengajak seluruh jajaran satuan organisasi perangkat daerah untuk berkontribusi dan lebih serius memikirkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah kabupaten setempat untuk tahun 2018-2023.

Rumuskan secara benar permasalahan dan isu strategi serta arah kebijakan dalam penyusunan RPJMD, kata Saleh usai memimpin musyawarah rencana pembangunan daerah (musrenbang) RPJMD di GPU Mantawara Tamiang Layang, Rabu.

"Termasuk program pembangunan daerah dalam penetapan prioritas pembangunan daerah yang terurai dalam kurun waktu 5 tahun kedepan. RPJMD itu kan pedoman kita dalam penyusunan dokumen tahunan," tambahnya.

Menurutnya, pemerintah daerah memiliki kewenangan menyusun rencana pembangunan daerah sebagai satu kesatuan sistem pembangunan nasional. Hal ini telah dituangkan dalam Undang Undang nomor 25 tahun 2001 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional, dan UU no.23/2014 tentang pemerintah daerah.

Selain itu, pemerintah daerah juga memiliki kewenangan untuk menyusun dan mengajukan rancangan Perda tentang RPJPD dan RPJMD kepada DPRD serta membahasnya. Perda tentang RPJMD ditetapkanpaling lama 6 bulan setelah kepala daerah terpilih dilantik.

Kemudian dijabarkan dalam rencana strategis perangkat daerah yang berlaku lima tahun dan rencana kerja pemerintaw daerah berlaku satu tahun sebagai acuan untuk dilaksanaan secara konsisten, selaras dan sesuai target.

"Sangat diharapkan parstisipasi pemikiran, ide dan gagasan untuk pencapaian program dan kegiatan yang telah kami tuangkan bersama pak Bupati Barito Timur selama lima tahun kedepan, melalui Visi misi terwujudkan Barito Timur sehat, cerdas dan sejahtera melalui pemerintahan yang amanah," kata Saleh.

Sementara itu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalteng Yuren S Bahat mengatakan, RPJMD merupakan langkah awal dalam melaksanakan pembangunan daerah.

"Musyawarah RPJMD sangat penting untuk mengawal pembangunan daerah selama 5 tahun kedepan," ucapnya.

Wakil Bupati Barito Timur periode 2008-2013 itu meminta kepada seluruh jajaran pemerintah daerah agar menyelaraskan dan sejalan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) periode 2015-2019 mauoun RPJMN yang kini dalam proses tahap awal di Badan Perencanaan Nasional.

Selain selaras dengan RPJMN, juga diharapkan selaras dengan RPJMD Provinsi Kalimantan Tengah yang memfokuskan pada 4 program prioritas yaknk infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi dalam arti luas mulai pertanian hingga kepariwisataan," kata Yuren.

"Kami mengingatkan Perda RPJMD minimal diterima Pemerintah Provinsi Kalteng ada akhir Pebruari 2018. Batas jatuh tempo harus sudah ditandatangani Gubernur Kalimantan Tengah pada 22 Maret 2018," demikian Yuren.

Pewarta :
Uploader : Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar