Gubernur ajak masyarakat tidak menentang nilai budaya 'Huma Betang'

id gubernur palangka raya, huma betang,pemilu,perpesecahan masyarakat

Gubernur ajak masyarakat tidak menentang nilai budaya 'Huma Betang'

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran. (Foto Antara Kalteng / Muhammad Arif Hidayat)

Palangka Raya (Antaranews Kalteng) - Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengajak masyarakat di provinsi setempat untuk selalu menjaga kesatuan dan persatuan serta tidak terpecah belah karena beda pilihan saat pemilihan umum.

"Jangan sampai satu keluarga, satu lingkungan kita bermusuhan karena beda pilihan saat pemilu. Pilihan boleh beda tetapi kita tetap keluarga. Keluarga besar Kalimantan Tengah," kata Sugianto Sabran di Palangka Raya, Senin.

Pria nomor satu di Provinsi berjuluk "Bumi Pancasila dan Bumi Tambun Bungai" itu mengatakan, perpecahan dan perselisihan karena pemilihan umum tidak boleh terjadi dan harus dihindari.

"Hal itu karena bertentangan dengan nilai-nilai luhur budaya `huma betang` yang selama ini kita anut dan kita junjung tinggi dalam kehidupan sehari-hari," katanya.

Huma Betang dalam bahasa Indonesia disebut rumah panjang yang merupakan rumah tradisional Suku Dayak.

Huma Betang disebutnya bukan hanya sekadar bangunan untuk tempat tinggal, melainkan merupakan cerminan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari suku Dayak di tengah keberagaman yang ada.

Untuk itu, Gubernur kembali mengajak masyarakat di Kalimantan Tengah untuk selalu menjaga keamanan, kenyamanan dan keharmonisan serta mengedepankan rasa saling menghargai dan menghormati ditengah perbedaan yang ada.

Ia juga mengajak masyarakatnya untuk menyukseskan pelaksanaan Pemilu 2019 dengan ikut melakukan pengawasan selama proses pesta rakyat itu dilaksanakan.

"Yang juga tidak kalah penting, saya juga mengajak warga di Kalimantan Tengah untuk menggunakan hak pilih pada 17 April 2019. Pilihan kita menentukan arah pembangunan di masa depan. Ayo mencoblos, jangan golput," katanya.

Pewarta :
Uploader : Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar