Tiga pekerja PT Telkom Akses tewas tersengat listrik di Kotawaringin Barat

id Kabupaten Kotawaringin Barat,Pekerja Telkom tewas, tersengat listrik,Kepala Kantor Daerah Telekomunikasi Pangkalan Bun, Bono

Salah seorang pekerja yang tewas dalam insiden laka kerja pemasangan tiang besi milik PT. Telkom Akses didepan Puskemas Desa Pandu Sanjaya, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. (foto istimewa/Polsek Pangkalan Lada).

Pangkalan Bun (Antaranews Kalteng) - Sebanyak tiga dari enam orang mitra kerja atau buruh harian lepas PT Telkom Akses tewas tersengat listrik saat akan mendirikan tiang besi di depan Puskemas Pandu Sanjaya Kecamatan Pangakalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu sore.

Awalnya enam orang pekerja Telkom Akses sedang memasang tiang besi milik PT Telkom Akses di bawah kabel listrik tegangan tinggi PT PLN, namun ada kecelakaan kerja yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, kata  Kapolsek Pangkalan Lada Iptu Waris Waluyo saat dihubungi melalui pesan singkat dari Pangkalan Bun.

"Tiga orang lagi mengalami luka-luka dan telah dibawa ke RSUD Sultan Imannudin Pangkalan Bun untuk menjalani perawatan. Kalau untuk penyebab kecelakaan kerja itu, perkiraan kami karena pekerja PT Telkom kurang memperhatikan batas aman antara kabel tegangan tinggi milik PT PLN dan tiang besi yang akan didirikan," ucapnya.

Adapun identitas pekerja PT Telkom Akses yang meninggal tersebut yakni Mathesim (37),  Mohammad Saputra (25) dan Moh Halil (35), ketiganya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sedangkan tiga orangnya lainnya yakni Asmuni (33), Syahyedi (35) dan Umam (34) mengalami luka luka dan dilarikan ke RSUD Sultan Imannudin Pangkalan Bun untuk mendapatkan perawatan intensif.

"Kami masih menyelidiki seperti apa pastinya kronologis kejadian. Untuk sementara itu dulu yang bisa kami sampaikan," kata Waris.S

Baca juga: Pria asal Kumai bakar rumah istri siri, ini penyebabnya

Sementara itu, Kepala Kantor Daerah Telekomunikasi Pangkalan Bun Bono menyampaikan, saat ini Telkom memang sedang membangun jaringan, namun yang memasang tersebut adalah PT Tripola yang merupakan mitra PT Telkom Akses. Untuk saat ini pihak PT.Telkom Akses berkoodinasi dengan PT Tripola atas kejadian tersebut. 

"Besok pagi petinggi PT Tripola dari Semarang akan datang dan Telkom dari Palangka Raya juga akan datang, infonya Tripola akan membantu dan bertanggungjawab atas insiden ini," singkat Bono melalui pesan singkat.

Baca juga: KPU Kobar jual kotak suara bekas pemilu sebesar Rp135 juta

Pewarta :
Editor: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar