Pemkab Kobar belajar penerapan Smart City di Semarang

id Pemkab Kobar belajar penerapan Smart City di Semarang,Bupati,Kotawaringin barat ,Nurhidayah,Smart City,Pemkot Semarang

Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah didampingi Wakil Ketua satu DPRD Kotawaringin Barat Rusdi Gozali melihat langsung fasilitas elektronik yang digunakan Pemkot Semarang untuk menunjang penerapan Smart City. (Foto Prokom Kotawaringin Barat)

Pangkalan Bun (Antaranews Kalteng) - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah, melakukan kunjungan kaji tiru, sekaligus menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Kota Semarang, terkait penerapan Smart City yang diterapkan di kota itu.

“Kegiatan kaji tiru kali ini untuk menggali lebih dalam sekaligus sebagai langkah awal potensi kerja sama terkait penerapan Smart City, khususnya di Kabupaten Kotawaringin Barat,” ucap Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah di Pangkalan Bun, Jumat.

Kota Semarang dipilih sebagai tempat kaji tiru karena dianggap sudah berhasil melaksanakan penerapan Smart City di daerahmya. Smart City merupakan wilayah kota yang telah mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi dalam tata kelola sehari-hari dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi, memperbaiki pelayanan publik, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Nurhidayah berharap, kiat-kiat yang sudah dilakukan oleh Pemkot Semarang dalam penerapan Smart City juga bisa diaplikasikan di Kabupaten Kotawaringin Barat. Hal ini sebagai upaya mendukung visi misinya dalam memimpin daerah yang berjuluk Bumi Marunting Batu Aji ini.

“Ada tiga skala prioritas yang kami terus dorong dalam percepatan pembangunannya, yaitu bidang pariwisata, pertanian dalam arti luas dan infrastruktur. Untuk itulah perlu didukung melalui berbagai inovasi sistem teknologi informasi,” pungkasnya.

Kota Semarang sendiri sudah menerapkan dan mengaplikasikan sejumlah sistem yang berkonsep Smart City sejak 2013 silam. Mulai dari pemasangan wifi gratis, sistem perizinan online, pajak online, hingga sistem pelaporan online melalui pusat pengaduan dan call center 112, serta control system yang terintegrasi di "situation rumah".

Tak hanya itu, Pemkot Semarang juga mempermudah masyarakat di bidang layanan kesehatan. Di antaranya penyediaan data ketersediaan tempat tidur di rumah sakit se-Kota Semarang, pelayanan gratis ambulans yang selalu siap 24 jam dan ambulans sepeda motor untuk mengakses ke pelosok desa.

Kemudahan lain yang juga diberikan adalah bus wisata gratis ramah difabel hingga sistem informasi melalui website pemkot Semarang dalam empat bahasa.

Untuk diketahui, dalam kunjungannya ke Pemkot Semarang Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah didampingi Wakil Ketua I DPRD Kobar, Rusdi Gozali dan beberapa kepala satuan kerja perangkat daerah. Kunjungan tersebut berlangsung sejak Rabu (6/2) sampai dengan Kamis (7/2).


Pewarta :
Editor: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar