Bawaslu Kotim akui APK peserta pemilu banyak melanggar aturan

id kabupaten kotawaringin timur,kotim,bawaslu kotim,alat peraga kampanye,ketua bawaslu kotim,Muhammad Tohari

Bawaslu Kotim akui APK peserta pemilu banyak melanggar aturan

ilustrasi - APK ilegal yang telah ditertibkan (Foto Antara Kalteng / Muhammad Arif Hidayat/)

Sampit (Antaranews Kalteng) - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah Muhammad Tohari menyebut alat peraga kampanye yang dipasang peserta pemilihan umum, banyak yang melanggar aturan dan segera ditertibkan.

APK peserta Pemilu melanggar aturan karena lokasi pemasangannya tidak sesuai dan tanpa adanya izin tertulis serta jumlahnya terlalu banyak, kata Tohari di Sampit, Senin.

"Kalau dari sisi konten dan ukuran APK, sudah sesuai dengan ketentuan. Hanya lokasi pemasangan yang salah. Selain jumlah yang terlalu banyak pemasangannya tidak memiliki izin," terangnya.

Tohari mengimbau kepada seluruh peserta Pemilu untuk lebih berhati-hati dalam pemasangan APK agar tidak melanggaran aturan.

"Kami pastikan APK yang melanggar aturan tersebut akan kami turunkan. Hal ini kami lakukan agar pemasangan APK bisa lebih tertib," tegasnya.

Lebih lanjut Tohari mengatakan, penertiban APK nantinya tidak hanya dilakukan di wilayah Kota Sampit, namun hingga ke wilayah kecamatan.

"Kami perkirakan pemasangan APK yang melanggaran aturan di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur jumlahnya mencapai ratusan, dan semuanya akan kami turunkan," ucapnya.

Tohari juga mengakatakan, sebelum melakukan penertiban APK pihanya akan melakukan koordinasi, baik dengan peserta Pemilu Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perizinan kepolisian dan TNI.

"Kami berharap sebelum APK tersebut kami tertibkan hendaknya peserta Pemilu mennertibkan sendiri APK yang dinilai melanggar aturan," demikian Tohari.

Pewarta :
Uploader : Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar