Polisi pasang rambu di jalan Muara Teweh - Benangin yang longsor

id jalan muara teweh - benangin,jalan longsor,polisi pasang rambu-rambu,polsek teweh timur,satker pjn wilayah iii kalteng,kementerian pupr

Personil Polsek Teweh Timur dipimpin Kapolsek Ipda Anis mamasang rambu dan police line dipinggiran jalan yang longsor agar warga berhati-hati melintasi ruas jalan tersebut,Kamis (14/2) malam. (Foto Polsek Teweh Timur)

Muara Teweh (Antaranews Kalteng)-Polisi memasang rambu atau tanda untuk berhat-hati bagi warga yang melintasi ruas jalan nasional Muara Teweh - Benangin  Kecamatan Teweh Timur Kabupaten Barito Utara, Kalteng, yang longsor.
    
"Selain rambu kami juga memasang tanda police line di pinggiran jalan yang longsor agar hati-hati saat melintasi kawasan tersebut," kata Kapolsek Teweh Timur Ipda Anis dihubungi dari Muara Teweh, Jumat.
    
Menurut Kapolsek Anis, kegiatan ini dilakukan saat melaksanakan patroli dan pemantauan jalan longsor dan rusak di ruas jalan yang mengubungkan Muara Teweh - Benangin - Lampeong Kecamatan Gunung Purei dan Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur bersama personil polsek lainnya pada Kamis (14/2) malam sekitar pukul 21.00 WIB.
    
"Jalan yang mengalami longsor sampai saat ini badan jalan hanya tersisa 1 Meter dan masih bisa dilewati oleh kendaraan roda dua maupun roda empat, namun apabila terjadi hujan deras tidak menutup kemungkinan jalan akan bertambah parah dan potensi longsor habis sehingga tidak bisa dilewati," ujar Ipda Anis.
 
Baca juga: Jalan Muara Teweh - Benangin terancam putus
  
Sejumlah titik ruas jalan yang menghubungkan Muara Teweh-Desa Benangin terancam putus akibat longsor dan jalan amblas sehingga perlu dilakukan penanganan khusus.
    
"Jalan longsor ini sangat membahayakan pengguna jalan yang melintasi jalan tersebut," kata Yessi, warga Desa Benangin.
    
Kawasan longsor  ada dua titik selain di sekitar kilometer 58 yang merupakan kawasan longsor baru dan kilometer 71 yang merupakan  lokasi longsor lama, serta jalan rusak parah ada satu titik  di kilometer 51,  semuanya berada di wilayah Benangin, Kecamatan Teweh Timur.
    
Ruas jalan yang longsor ini merupakan jalan nasional yang menjadi wewenang Pemerintah Pusat atau Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
    
Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah III Kalimantan Tengah Tedi Toweh mengatakan ruas jalan Muara Teweh-Benangin yang longsor dan rusak pada 2019 ini telah dianggarkan dana melalui APBN untuk perbaikan jalan tersebut.
    
"Ruas jalan itu segera ditangani secepatnya dan dikerjakan secara bertahap, tahun ini telah dialokasikan sebesar Rp9,9 miliar dan kini sedang tahap pelelangan," kata Tedi.

Baca juga: Parah! Jalan Longsor Muara Teweh-Benangin Belum Ditangani

Baca juga: Jalan Muara Teweh - Benangin Longsor

 

Pewarta :
Uploader : Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar