Pembelaan Maurizio Sarri terhadap cemooh fans pada Jorginho

id Jorginho,Maurizio Sarri ,Pembelaan Maurizio Sarri terhadap cemooh fans pada Jorginho,Chelsea

Pembelaan Maurizio Sarri terhadap cemooh fans pada Jorginho

Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri. (Daily Express)

Jakarta (Antaranews Kalteng) - Gara-gara bermain kurang greget dalam pertandingan Chelsea melawan Malmo di ajang Liga Europa pada Kamis pekan ini, Jorginho justru dicemooh bahkan dibully oleh fans the Blues sendiri.

Setelah menyaksikan hal itu, pelatih Chelsea Maurizio Sarri tidak tinggal diam, ia bahkan membela Jorginho menyusul kemenangan Chelsea dengan agregat 5-1 atas Malmo.

Kemenangan atas Malmo - lewat gol yang diciptakan oleh Olivier Giroud, Ross Barkley dan Callum Hudson-Odoi - tentu saja mengurangi tekanan yang menimpa Sarri belakangan ini.

Posisi Sarri benar-benar berada di ujung tanduk berkaitan dengan raihan prestasi Chelsea yang memprihatinkan. Pelatih berpaspor Italia itu menerima pertanyaan kritis secara bertubi-tubi berkaitan dengan taktik yang ia terapkan.

Pertanyaan kritis makin menukik setelah Jorginho direkrut Chelsea dari Napoli. Ia menggantikan posisi bek yang selama ini dihuni N’Golo Kante.

Penampilan Jorginho justru tidak sesuai harapan. Alhasil, ia menuai kritik pedas dari pengamat dan fans dalam beberapa pekan belakangan ini.

Fans makin geram setelah menyaksikan bahwa Jorginho masuk menggantikan Barkley di menit ke-76 ketika Chelsea melawan Malmo.

Jorginho justru tidak menunjukkan kepekaannya. Ia tersenyum ketika masuk ke lapangan.

Setelah melihat kejadian itu, Sarri bereaksi atas perilaku fans yang mencemooh Jorginho.

Di mata Sarri, penampilan Chelsea yang cenderung lamban justru memerlukan peran Jorginho. Ini yang belum dilihat oleh fans, kata pelatih asal Italia itu, sebagaimana dikutip dari laman givemesport

"Saya beranggapan bahwa di menit ke ke-30 babak pertama, peran Jorginho sangat diperlukan bagi penampilan Chelsea," kata Sarri menjawab pertanyaan wartawan Goal.

Pewarta :
Uploader : Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar