Kemenhub diminta evaluasi regulasi tiket pesawat, kargo dan bagasi

id Kemenhub diminta evaluasi regulasi tiket pesawat, kargo dan bagasi,tiket pesawat mahal,bagasi

Ilustrasi - Seorang warga asal Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah saat mengecek harga tiket pesawat dari Palangka Raya menuju Jakarta. (Foto Antara Kalteng/Ronny NT)

Banda Aceh (ANTARA) - Anggota DPR RI Fadhlullah meminta Kementerian Perhubungan untuk mengevaluasi kembali terkait regulasi yang mengatur tiket pesawat dan juga kargo serta bagasi berbayar sehingga tidak memberatkan masyarakat dan dunia usaha.

"Kenaikan harga tiket pesawat yang sangat drastis akhir-akhir ini termasuk juga kargo memberikan dampak besar kepada masyarakat termasuk juga kalangan usaha yang terpaksa harus menghentikan sementara kegiatannya usahanya," katanya ketika dihubungi di Banda Aceh, Jumat.

Pernyataan itu disampaikannya menanggapi terhentinya kegiatan ekspor ikan tuna ke Jepang yang dilakukan pelaku usaha di Banda Aceh menyusul kenaikan harga kargo akhir-akhir ini.

Baca juga: Akibat bagasi berbayar, jumlah penumpang pesawat menurun

Politisi Partai Gerindra tersebut mengatakan sebagai wakil rakyat yang duduk di Komisi VI dirinya akan memperjuangkan agar regulasi dan juga kenaikan harga pesawat dan kargo tersebut dapat disesuaikan kembali.

"Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan agar kebijakan terkait penerbangan dapat berpihak kepada rakyat dan ini juga seiring dari program pemerintah untuk meningkatkan kunjungan wisata dan usaha," katanya.

Menurut dia jika persoalan tersebut terus berlarut-larut maka akan ikut berdampak kepada sektor usaha terutama sektor pariwisata yang memberi andil bagian besar untuk bidang lainnya.

Baca juga: Peresmian terminal baru Bandara Tjilik Riwut ditunda

Politisi yang akrap di sapa Dek Fad tersebut mengaku juga banyak menerima keluhan dari masyarakat termasuk para pelaku usaha yang menjual hasil produknya di daerah kunjungan wisata.

"Kebijakan bagasi berbayar juga ikut berimbas terhadap sektor industri kecil dan juga usaha kreatif sebab tamu yang datang ke lokasi wisata tidak banyak berbelanja khawatir kelebihan barang," katanya.

Baca juga: Ini alasan penumpang pesawat beralih ke kereta

Baca juga: Kalteng berharap kenaikan tiket pesawat tak sampai batas atas

Pewarta :
Uploader : Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar