Ini kronologi tewasnya seorang anak di danau bekas galian

id Polsek kumai,Kronologi,Anak tewas tenggelam,Danau bekas galian alat berat,Pangkalan bun

Anggota Polsek Kumai bersama warga mendatangi tempat kejadian di danau bekas galian alat berat, Kamis, (7/3/2019). (Foto Istimewa)

Pangkalan Bun (ANTARA) - Muhammad Auval Marom (10) warga RT 10, Desa Sungai Kapitan, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah yang tewas tenggelam di danau bekas galian alat berat, pertama kalinya ditemukan oleh ayahnya sendiri di dasar danau.

Saat diangkat ayahnya dari dasar danau, Auval dalam keadaan lemas dan tak bernyawa, kata Kapolsek Kumai, AKP Agus Priyo Wibowo, Kamis.

"Korban sempat di bawa ke Puskesmas Kumai dan dinyatakan meninggal oleh petugas," jelasnya.

Agus menyebut, peristiwa itu bermula ketika korban dan teman-temannya berenang di danau bekas galian wilayah setempat usai lari pagi.

Asiknya bermain saat berenang, mereka tidak saling memerhatikan antara satu dan lainnya. Saat korban tidak terlihat, anak lainnya sempat menduga korban bersembunyi di hutan yang tidak jauh dari danau bekas galian tersebut.

"Namun setelah dicari korban tetap tidak ketemu, akhirnya teman-temannya segera mencari ke rumah, namun di sana juga tidak ada," ungkapnya.

Sempat ditunggu, tetapi korban tak kunjung pulang. Orang tuanya pun memutuskan segera menyusul ke danau tempat mereka berenang dan mencarinya dengan menyelami dasar danau.

Setelah upaya pencarian dilakukan, akhirnya korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi lemas di dasar danau. Korban sempat dibawa ke puskesmas untuk benar-benar memastikan kondisinya.

"Setelah diperiksa, korban memang sudah meninggal kemudian dibawa pulang keluarganya dan dimakamkan," demikian Agus.

Pewarta :
Editor: Admin 4
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar