Dakwaan untuk Arsenal atas invasi ke lapangan saat lawan MU

id arsenal,dakwaan dari fa untuk arsenal,Dakwaan untuk Arsenal atas invasi ke lapangan saat lawan MU

Pemain Manchester United Ashley Young memblok tendangan bola pemain Arsenal Alexandre Lacazette saat pertandingan Liga Inggris antara Arsenal dengan Manchester United di Emirates Stadium, London, Minggu (10/3/2019). (ANTARA/(Reuters/JOHN SIBLEY)

Jakarta (ANTARA) -
Arsenal didakwa oleh Football Association (FA) atas invasi ke lapangan dalam pertandingan Liga Premier ketika melawan Manchester United di Stadion Emirates, Minggu (10/3).

Insiden terjadi pada menit ke-69 ketika Arsenal menang 2-0, saat seorang suporter berlari ke lapangan untuk merayakan gol Pierre-Emerick Aubame yang dan mendorong pemain belakang United Chris Smalling.

ia kemudian mendekati para pemain Arsenal dengan mengangkat tangan tinggi-tinggi sebelum dibawa keluar lapangan. Orang itu kemudian ditangkap.

"Arsenal FC dituduh melanggar Aturan FA E20(a) dan (b)," kata FA dalam pernyataannya.
"Diduga klub tersebut gagal memastikan penontonnya tampil dengan tertib dan tidak melanggar batas saat pertandingan Liga Premier melawan Manchester United pada Minggu."

Arsenal punya waktu sampai 22 Maret untuk menanggapi dakwaan itu.

Invasi ke lapangan di Inggris dan Skotlandia selama akhir pekan lalu telah menimbulkan kekhawatiran bagi keamanan pemain, dengan mereka yg ada dalam permainan tersebut mengingatkan kemungkinan tragedi kecuali ada tindakan tegas untuk mengatasi masalah tersebut.

Sebelum insiden di Arsenal, pemain Aston Villa Jack Grealish dipukul di wajah oleh seseorang dalam satu pertandingan Championship (liga level kedua) di kandang rival sekota Birmingham City, sementara di Skotlandia, kapten Rangers James Tavernier diserang di Hibernian.

Pewarta :
Editor: Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar