Dapat nilai buruk, bidang kearsipan Kalteng harus dibenahi

id Dapat nilai buruk, bidang kearsipan Kalteng harus dibenahi,Perpustakaan,Susana Ria Aden,Wakil bupati,Taufiq Mukri,Sampit

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Susana Ria Aden menerima cenderamata dari Pemkab Kotim yang diserahkan Wakil Bupati HM Taufiq Mukri, Senin (18/3/2019). (Foto Antara Kalteng/Norjani)

Sampit (ANTARA) - Bidang kearsipan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota di Kalimantan Tengah, harus dibenahi dan ditingkatkan kinerjanya karena memperoleh penilaian kategori buruk dari pemerintah pusat.



"Untuk bidang kearsipan, Kalteng termasuk kategori nilai buruk. Dari 34 provinsi, kita berada di posisi 30. Tidak hanya di provinsi, di tingkat kabupaten dan kota, seluruhnya juga mendapat nilai buruk," kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Susana Ria Aden di Sampit, Senin.



Hal itu disampaikan Susana saat pembukaan Rapat Koordinasi Evaluasi Pengawasan Kearsipan Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2019 di Sampit. Kegiatan dua hari ini diikuti perwakilan dari seluruh kabupaten dan kota.



Susana mengatakan, banyak kekurangan yang menyebabkan daerah ini mendapatkan nilai buruk. Sarana, pengelolaan dan sumber daya kearsipan harus dibenahi dan ditingkatkan.



Kalimantan Tengah juga belum memiliki dasar hukum dalam bidang kearsipan di daerah. Karena itulah diharapkan segera ada peraturan daerah dan peraturan gubernur tentang kearsipan sehingga bisa menjadi dasar hukum bidang ini.



"Terbatasnya anggaran juga menjadi kendala. Minat mengelola kearsipan masih kurang. Masalah kearsipan seolah-olah dipandang sebelah mata dan kurang penting, padahal kearsipan ini sangat penting. Kearsipan juga menjadi salah satu penilaian dalam reformasi birokrasi," jelas Susana.



Untuk menambah pengetahuan, rapat koordinasi itu menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya dari Arsip Nasional Republik Indonesia dan perwakilan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Hulu Sungai Utara Provinsi Kalimantan Selatan yang berhasil meraih predikat terbaik dalam penataan dan pengelolaan arsip tingkat nasional.



Sementara itu, Wakil Bupati Kotawaringin Timur HM Taufiq Mukri mengajak semua pihak kembali bersemangat meningkatkan kinerja, khususnya di bidang kearsipan. Dia yakin dengan tekad yang kuat dan dilandasi semangat kebersamaan, perbaikan itu bisa dilakukan.



"Saya kaget mendengar kita dapat penilaian buruk. Itu penilaian paling jelek. Tapi begitulah cara pemerintah pusat mengingatkan kita. Ini harus kita jadikan motivasi untuk memperbaiki kinerja supaya menuju lebih baik. Jangan sampai kita mendapat nilai buruk lagi, minimal ke nilai kurang baik," kata Taufiq.



Secara khusus di Kotawaringin Timur, pemerintah kabupaten sangat memperhatikan bidang kearsipan. Sejak tiga tahun terakhir, sarana dan prasarana di Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kotawaringin Timur terus dilengkapi, termasuk dalam hal alokasi anggaran.



"Apapun program yang diusulkan, selama ini membawa kebaikan, selalu kami dukung. Untuk peningkatan sumber daya manusia, juga diikutkan berbagai pelatihan untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi," demikian Taufiq.


Pewarta :
Uploader : Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar