Dua ribu surat suara rusak ditemukan di Barsel

id Komisi pemilihan umun barito selatan,Kpu barsel,Surat suara rusak,Pemilu serentak 2019,Pileg ,Pilpres,Kpu ri,Dpr ri

Suasana proses sortir, lipat dan hitung surat suara yang berlangsung di aula Kantor Komisi Pemilihan Umum Barito Selatan. (Foto Istimewa)

...kami menemukan sekitar 2 ribu surat suara yang rusak sehingga tidak layak digunakan
Buntok (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Barito Selatan Kalimantan Tengah, menemukan sekitar 2 ribu surat suara rusak untuk pemilihan calon anggota DPRD Kalimantan Tengah.

"Berdasarkan hasil sortir, lipat dan hitung, kami menemukan sekitar 2 ribu surat suara yang rusak sehingga tidak layak digunakan," kata ketua KPU Barsel, Bahruddin di Buntok, Senin.

Ia menjelaskan, kerusakan yang ditemukan saat sortir, lipat dan hitung tersebut, warnanya tidak sesuai dengan yang seharusnya yaitu berwarna biru, melainkan berwarna keungu-unguan.

Surat suara yang rusak itu telah pihaknya pisahkan dan akan disortir ulang, guna memastikan apakah masih ada yang layak dipakai atau tidak. Surat suara yang tidak layak itu, akan segera dilaporkan kepada KPU RI.

Sementara itu, pada Sabtu (16/3) pihaknya telah menerima surat suara pemilihan anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dan surat suara untuk pemilihan presiden dan wakil presiden.

"Untuk surat suara DPD RI yang telah kami terima sebanyak 194 koli dan surat suara pemilihan presiden dan wakil presiden sebanyak 49 koli," jelasnya.

Ia mengatakan, pihaknya akan segera melakukan sortir, lipat dan hitung surat suara tersebut dengan melibatkan sebanyak 40 orang.

Rencananya KPU Barsel akan menambah jumlah petugas untuk melipat surat suara, karena selain lipat dan hitung surat suara DPD RI serta presiden dan wakil presiden, pihaknya juga masih melakukan lipat dan hitung surat suara pemilihan anggota DPRD Barsel.

"Hal tersebut kami lakukan agar proses lipat dan hitung bisa cepat dilaksanakan. Jika ada surat suara terutama untuk pemilihan anggota DPRD Barsel yang ditemukan rusak, atau masih kurang bisa secepatnya dilaporkan kepada KPU RI," ungkap Bahruddin.

 

Pewarta :
Uploader : Admin 4
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar