Pembangunan Stadion Tuah Pahoe terkendala pengadaan rumput berstandar FIFA

id Stadion Tuah Pahoe,Pembangunan Stadion Tuah Pahoe,pengadaan rumput berstandar FIFA,Kadis PUPR Salahudin

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat Provinsi Kalteng Shalahudin (tiga dari kiri) saat melakukan kunjungan ke stan instansinya yang berada di Gelar Karya Kalteng yang di pusatkan di arena pameran Temanggung Tilung Kota Palangka Raya, Senin (18/3/19).

Palangka Raya (ANTARA) - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Kalimantan Tengah Shalahudin mengatakan, pengerjaan rumput dan lampu penerangan Stadion Tuah Pahoe ditargetkan akan rampung pada Mei 2019. 

"Dalam pengerjaannya sampai saat ini sudah berjalan lancar, hanya saja dalam pengerjaannya itu kami masih fokus ke peningkatan rumput stadion dengan kualitas standar Federation of International Football Association (FIFA)," kata Shalahudin di Palangka Raya, Selasa.

Dia menjelaskan, sementara ini pengerjaan peningkatan rumput stadion terus digenjot. Sebelum dilakukan penanaman rumput berstandar FIFA itu dilakukan, kontraktor juga sudah membenahi saluran drainase lapangan, apabila lapangan tersebut diguyur hujan tidak tergenang air.

Dalam pengerjaan hal tersebut, pihak kontraktor mendapatkan sedikit kendala, yaitu pengadaan rumput yang berstandar FIFA. Sembari perampungan pembangunan saluran drainase lapangan, pihaknya terus berusaha mendatangkan rumput yang diminta oleh Gubernur Kalteng Sugianto Sabran. 

"Meski ada kendala sedikit, selesainya pengerjaan rumput dan lampu penerangan stadion, kami tetap targetkan selama tiga bulan. Jadi pada bulan Mei nanti sudah rampung, meski awal musim pertama Kalteng Putra belum bisa menikmati fasilitas stadion baru tersebut karena belum rampung 100 persen," katanya.

Selain rumput dan lampu penerangan stadion, pihaknya juga memperbaiki ruang ganti pemain. Perbaikan tersebut menelan anggran sebesar Rp13 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Provinsi Kalteng tahun 2019. 

"Kalteng Putra pada putran pertama dipastikan tidak bisa bermain di kandang selama beberapa kali. Tetapi setelah itu fasilitas stadion bisa digunakan kembali sesuai dengan fungsinya," ungkap orang nomor satu di Dinas PUPR Kalteng itu. 

Berdasarkan informasi di lapangan, dengan kondisi cuaca yang sering hujan ternyata juga tidak menjadi kendala bagi petugas yang mengerjakan peningkatan fasilitas  Stadion Tuah Pahoe.

Bahkan pengerjaan terus digenjot, agar pengerjaannya rampung sesuai dengan target yang sudah diperkirakan oleh kontraktor yang mengerjakannya. Bahkan stadion yang berpusat di 'Kota Cantik' Palangka Raya itu nantinya akan menjadi kebanggan masyarakat Kalteng. 

Karena stadian berstandar nasional itu hanya ada di Palangka Raya, sedangkan kabupaten di provinsi setempat belum ada dibangun. 

Pewarta :
Uploader : Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar