Luka misterius seorang ASN Kota Palangka Raya

id Luka misterius seorang ASN Kota Palangka Raya,Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar,luka misterius

Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK siregar (kanan) berkomunikasi dengan Masita Esthalina (56) yang mengalami luka misterius di bagian rahangnya saat berada di RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya, Selasa (19/3/19). (Foto Antara Kalteng/Adi Wibowo).

Palangka Raya (ANTARA) - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah mengalami luka misterius di bagian bawah rahangnya saat berkunjung ke lokasi pameran yang berada di Jalan Temanggung Tilung. 

"Belum diketahui apa penyebab luka yang dialami seorang ibu bernama Masita Esthalina (56) warga Jalan Tingang yang bekerja di Dinas Koperasi dan UKM Kota Palangka Raya itu," kata Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar, Selasa.

Timbul menceritakan, siang itu sekitar pukul 14.00 WIB korban bersama seorang rekannya berkunjung ke lokasi pameran yang berada di Jalan Temanggung Tilung karena ada sesuatu yang mesti dikerjakannya. 

Setelah selesai dengan urusannya, korban bersama seorang rekan kerja satu kantornya berniat kembali menuju kantor dengan menggunakan sebuah mobil merk Toyota dengan nomor polisi KH 1812 T yang terparkir di dekat lokasi tenda pameran. 

Ketika korban masuk ke dalam mobil dengan rekannya, tidak lama bagian bawah rahang korban mengalami luka. Entah karena apa, ia pun tidak mengetahuinya, setelah itu korban juga langsung menuju RSUD dr. Doris Sylvanus guna memeriksa luka misterius wanita paruh baya tersebut. 

"Setelah dilakukan pengecekan di dalam mobil milik korban, tidak ada ditemukan benda yang mengakibatkan korban mengalami luka. Kejadian ini tentunya akan dilakukan reka ulang dan memintai keterangan yang bersangkutan nantinya, agar mengetahui benda apa yang membuat korban hingga luka tersebut," katanya. 
Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar melakukan pengecekan terhadap mobil korban untuk mencari benda yang diduga melukai bagian rahang bawah Masita Esthalina (56) saat berada di RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya, Selasa (19/3/19). Foto Antara Kalteng/Adi Wibowo).

Perwira berpangkat melati dua itu menegaskan, pihaknya juga akan melakukan reka ulang di lokasi kejadian dengan menghadirkan korban. Hal itu dilakukan guna mengetahui peristiwa apa yang terjadi, sehingga korban mengalami luka dibagian bawah rangnya. 

"Karena lokasi pada malam hari ini ramai, jadi kami tidak bisa melakukan reka ulang pada malam ini. Kemungkinan besar besok kita lakukan reka ulang," ucap Timbul.

"Kami juga akan melakukan pengecekan di sekitar lokasi pameran, apakah ada permainan yang dapat melukai para pengunjung atau tidak," bebernya. 

Sementara itu, dokter Forensik RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya dr Ricka Brillianty Zaluchu mengatakan, dari hasil visum korban memang mengalami luka lecet di bagian rahang bawah.

Namun pihaknya tidak mengetahui apa bentuk benda yang menyebabkan seorang ASN pemkot setempat itu mengalami luka tersebut. Bahkan dirinya tidak bisa menjelaskan karena di dalam bagian bawah rahang korban ketika di rongten, tidak ad ditemukan benda apapun di dalamnya. 

"Memang tembus dari kanan ke kiri di bagian bawah rahang tersebut, kemudian luka bentuknya itu lubang sebesar 0,3 sampai 0,4 senti meter. Bahkan tidak ada benda yang bersarang di bagian luka yang dialami ibu tersebut," tandasnya.

Pewarta :
Uploader : Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar