Enam WNA di Kalteng miliki KTP-e, kata Disdukcapil

id provinsi kalimantan tengah,kalteng,disdukcapil kalteng,wna miliki ktp-e,wna,Brigong Tom Moenandaz

Kepala Disdukcapil Kalimantan Tengah Brigong Tom Moenandaz (Foto Antara Kalteng / Muhammad Arif Hidayat)

Palangka Raya (ANTARA) - Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kalimantan Tengah Brigong Tom Moenandaz menyebut, ada enam warga negara asing yang ada di provinsi ini memiliki kartu tanda penduduk elektronik.

Keenam WNA memiliki KTP-e karena perintah Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan yang tercantum dalam pasal 63 ayat 1, kata Brigong di Palangka Raya, Rabu.

"Tapi, biarpun keenam WNA itu memiliki KTP-e, tetap tidak masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) pemilihan Umum tahun 2019. Orang yang masuk dalam DPT kan warga negara Indonesia (WNI)," tegas dia.

Pasal 63 ayat (1) UU Administrasi Kependudukan menyebutkan , penduduk warga negara Indonesia dan orang asing yang memiliki izin tinggal tetap yang telah berumur 17 (tujuh belas) tahun atau telah kawin atau pernah kawin wajib memiliki e-KTP.

"Kalau untuk keberadaannya, empat WNA itu ada di Kota Palangka Raya, sedangkan dua orang lainnya di kabupaten. Saya lupa di mana tepatnya. Intinya ada enam orang WNA di Kalteng yag memiliki KTP-e," kata Brigong.

Mengenai perekaman KTP-e, Kepala Disdukcapil Kalteng itu mnegaskan bahwa pihaknya optimis mampu memenuhi target dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Di mana Kemendagri menargetkan perekaman KTP-e minimal 95 persen dari jumlah penduduk yang diwajibkan.

Dia mengatakan sejauh ini perekaman KTP-e di seluruh kabupaten/kota se-Kalteng telah mencapai 94 persen, sehingga tersisa 1 persen dari yang ditargetkan.

Kami Yakin 1 persen itu mampu dituntaskan dalam satu atau dua pekan kedepan. Tidak sampai pada saat pelaksanaan pemilu 2019," ucap Brigong.

"Dia juga mengaku bahwa peralatan perekaman KTP-e di seluruh kabupaten-kota se-Kalteng sejauh ini masih dalam kondisi baik. Bahkan bahan baku pembuatan KTP-e juga selalu disediakan Kemendagri.

"Baru-baru ini ada sekitar 12 ribu bahan baku KTP. Kalau untuk wajib KTP-e di Kalteng ada sekitar 1,7 juta jiwa. Kami optimisi, 95 persen dari jumlah wajib KTP-e itu terpenuhi," demikian Brigong.

Pewarta :
Uploader : Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar