Angka harapan hidup di Lamandau meningkat

id pemerintah kabupaten lamandau, nanga bulik,bupati lamandau,hendra lesmana,angka harapan hidup,tenaga kesehatan,tenaga medis,dokter,spesialis,posyamdu

Angka harapan hidup di Lamandau meningkat

Bupati Lamandau Hendra Lesmana. (Foto Antara Kalteng/Koko Sulistyo)

Nanga Bulik (ANTARA) - Bupati Lamandau, Kalimantan Tengah Hendra Lesmana mengungkapkan, angka harapan hidup di wilayah setempat dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan.

"Angka harapan hidup pada tahun 2012 adalah sebesar 68,90 dan meningkat pada tahun 2017 menjadi 69,28," katanya saat dihubungi dari Nanga Bulik, Kamis.

Meningkatnya harapan hidup masyarakat ini, merupakan pencapaian dari berbagai upaya pemkab yang telah melaksanakan berbagai program peningkatan kesadaran masyarakat dan kualitas serta aksesibilitas pelayanan kesehatan.

Terkait dengan akses kesehatan, saat ini pihaknya telah memiliki satu unit rumah sakit, 11 unit puskesmas, 72 puskesmas pembantu, 52 poskesdes dan 93 unit posyandu.

Seluruh akses kesehatan tersebut kecuali rumah sakit, tersebar di seluruh kecamatan dan menjangkau hingga pelosok desa.

"Kami juga memiliki tenaga kesehatan yang ditugaskan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat hingga wilayah pelosok," ungkapnya.

Hingga tahun 2018 Lamandau telah memiliki sebanyak 17 tenaga medis, 190 tenaga perawat, 128 tenaga bidan, enam tenaga farmasi serta 31 tenaga kesehatan lain, seperti 23 dokter umum, tiga dokter gigi dan empat dokter spesialis.

Pada tahun 2018 lalu, pihaknya telah melakukan kerjasama dengan beberapa dokter spesialis, diantaranya spesialis anak, spesialis residen paru dan spesialis bedah guna memenuhi kebutuhan daerah.

Dalam rangka mendukung peningkatan pelayanan kesehatan, pemkab juga menjalin kerjasama dengan Rumah Sakit Sultan Imanuddin Pangkalan Bun untuk memenuhi pelayanan kesehatan program jaminan persalinan.

Juga diberikan kesempatan tugas belajar bagi ASN dokter umum, untuk menempuh jenjang dokter spesialis, sehingga nantinya akan kembali bertugas untuk memenuhi kebutuhan kesehatan di daerah.

"Ini penting dilakukan, sebab tujuannya adalah untuk memperkuat tenaga medis yang dimiliki saat ini," demikian Hendra.

Pewarta :
Uploader : Admin 4
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar