Pelantikan 58 kepala sekolah berdampak pada peningkatan pendidikan, kata Bupati Lamandau

id kabupaten lamandau,lamandau,bupati lamandau,hendra lesmana,pelantikan kepala sekolah se-lamandau

Pelantikan 58 kepala sekolah berdampak pada peningkatan pendidikan, kata Bupati Lamandau

Bupati Lamandau Hendra Lesmana mengambil sumpah/jabatan dan melantik sebanyak 58 kepala sekolah TK, SD dan SMP serta penilik sekolah, di Aula BKPSDM Lamandau, Kamis (4/4/2019).

Nanga Bulik, Lamandau (ANTARA) - Bupati Lamandau, Kalimantan Tengah Hendra Lesmana melantik 58 orang kepala sekolah yang tersebar di dua sekolah taman Kanak-kanak, sekolah dasar 31 orang, dan sekolah menengah pertama 21 orang, dan empat lainnya adalah penilik.

"Pelantikan itu sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 28 tahun 2010, dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 19 tahun 2017 tentang perubahan atas  PP nomor 74 tahun 2008 tentang guru," kata Hendra di Nanga Bulik, Kamis.

Dikatakan, pengambilan sumpah/jabatan dan pelantikan kepala sekolah dan penilik, hendaknya dipahami sebagai suatu konsekuensi logis dari organisasi yang dinamis dan sebagai jawaban terhadap tantangan dan dinamika pembangunan, guna mempercepat akselerasi  pembangunan di bidang pendidikan di Kabupaten Lamandau.

Kemudian sumpah jabatan dan pelantikan ini juga harus disikapi sebagai bentuk pembinaan karier kepegawaian, dengan dasar penilaian yang objektif, memenuhi kualifikasi, kompetensi, kepangkatan, pendidikan, pelatihan, rekam jejak dan integritas.

"Saya berharap adanya pelantikan ini dapat berimplikasi positif pada peningkatan kinerja di satuan pendidikan atau sekolah yang dipimpinnya," kata Hendra.

Baca juga: Bupati ajak masyarakat Lamandau maknai BBGRM tingkatkan gotong royong

Terkait dengan jabatan Hendra Lesmana menyampaikan bahwa jabatan adalah sebuah amanah yang diberikan kepada ASN, yang dianggap telah memenuhi syarat dan dipandang cakap untuk mengemban amanah tersebut.

Untuk itu, hendaknya kepercayaan yang telah diberikan dapat diterima dan dilaksanakan dengan sepenuh hati, yang dilandasi dengan rasa penuh tanggung jawab, sehingga ASN sebagai abdi negara dan abdi masyarakat dapat diwujudkan.

Sejalan dengan itu, era saat ini yang sarat dengan tantangan, persaingan sains dan teknologi serta mencapai efektifitas dan efisiensi dalam penyelenggaraan tugas di bidang pendidikan, tidak ada alternatif lain kecuali semakin meningkatkan kualitas profesionalisme ASN.

"Kami harus memiliki ASN yang mempunyai keunggulan kompetitif, dan ASN yang memegang teguh kode etik guru/kepala sekolah, dan moralitas dalam memberikan pelayanan yang sesuai dengan tuntutan tingkat kepuasan, dan keinginan masyarakat," tambahnya.

Baca juga: 621 siswa SMA dan MA di Lamandau ikuti UNBK

Ia juga menegaskan bahwa sebagai seorang pemimpin harus mengembangkan potensi diri, sehingga dalam melaksanakan tugas  pokok dan fungsinya dapat berjalan maksimal.

Kepada para kepala sekolah dan penilik yang dilantik ia berpesan agar menjalankan tugas yang dipercayakan kepada mereka, bahkan bupati akan memantau dan mengevaluasi proses kerja dan kinerja mereka.

"Evaluasi ini menjadi catatan bagi saya, untuk pertimbangan karier saudara, dan saya ingatkan pejabat lama masih bertanggung jawab terhadap pelaksanaan tugas sampai serah terima jabatan nanti," demikian Hendra.

Baca juga: Angka harapan hidup di Lamandau meningkat

Pewarta :
Uploader : Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar