Istri kritis, suami tewas bersimbah darah usai dibacok tetangga sendiri

id Kapuas,warga Handel Sijung,Desa Anjir Serapat Tengah

Istri kritis, suami tewas bersimbah darah usai dibacok tetangga sendiri

Jenazah korban Hair Rudin (59) saat berada di kamar mayat RSUD Kapuas, Sabtu (6/4/2019). (Foto Antara Kalteng/ All Ikhwan)

Kuala Kapuas (ANTARA) - Seorang warga Handel Sijung, Desa Anjir Serapat Tengah Km 12,5, Kecamatan Kapuas Timur Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah Hair Rudin (59) tewas bersimbah darah usai dibacok tetangganya sendiri, Sabtu.

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Untuk motif sendiri belum diketahui jelas, sehingga pelaku bernama Ahmad Junaidi (25) yang merupakan tetangga korban sendiri keji membacok kakek tersebut hingga tewas ditempat kejadian dengan menggunakan sebilah parang.

"Dari informasi warga yang kami dapatkan dilapangan, bahwa tersangka masuk dari pintu belakang rumah korban dengan membawa sebilah parang, kemudian langsung membacok korban yang mengenai leher dan telinga sebelah kiri," kata Kapolsek Kapuas Timur Iptu Siti Rabiyatul.

Ia mengatakan, korban yang saat itu terkena tebasan parang, masih dapat menghindari pelaku dengan cara melompat melalui jendela rumahnya dan lalu terjatuh sekitar 10 meter dari rumah, dan korban langsung tewas ditempat.

"Saat masih di dalam rumah, tersangka juga kembali membacok istri korban Rusmini (55). Untungnyua istri korban langsung lari keluar rumah untuk meminta pertolongan kepada warga. Saat ini ibu Rusmini dalam keadaan kritis yang sudah kami bawa ke rumah sakit Kapuas," kata perwira itu.
Pelaku Ahmad Junaidi (25) saat diamankan petugas usai menghabisi nyawa tetangganya Hair Rudin (59), Sabtu (6/4/2019). (Foto Antara Kalteng/ All Ikhwan).

Siti Rabiyatul menambahkan, atas kejadian ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan pihaknya di Polsek Kapuas Timur untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sedangkan korban pasangan suami istri tersebut telah dilakukan visum dan ditangani oleh tim dokter di RSUD Kapuas.

"Untuk motif masih belum diketahui secara pasti, karena memang ada laporan dari warga juga bahwa pelaku pernah mengidap gangguan jiwa. Tapi untuk lebih spesifik dan lebih jelasnya, kami harus memintakan keterangan dari dokter," demikian Kapolsek Kapuas Timur itu.

Pewarta :
Uploader : Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar