Kurangi kepadatan penumpang saat mudik lebaran dengan mempopulerkan Pelabuhan Bahaur

id Pemerintah provinsi kalimantan tengah,Pemprov kalteng,Menjelang ramadhan,Puasa dan hari raya idul fitri,Musim mudik,Pelabuhan bahaur,Pulang pisau,Pela

Asisten II Setda Kalteng Nurul Edy. (Foto Antara Kalteng/Muhammad Arif Hidayat)

Palangka Raya (ANTARA) - Menjelang bulan Ramadhan, ternyata tidak hanya permasalahan ketersediaan sembako yang menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, namun juga meliputi kepadatan penumpang yang biasa terjadi saat musim mudik lebaran.

"Kepadatan penumpang selalu terjadi saat musim mudik lebaran, untuk itu salah satu prioritas utama kami adalah mempopulerkan keberadaan Pelabuhan Bahaur di Kabupaten Pulang Pisau kepada masyarakat," kata Asisten II Setda Kalteng Nurul Edy di Palangka Raya, Sabtu.

Menurutnya, keberadaan Pelabuhan Bahaur harus dimaksimalkan sebagai alternatif jalur transportasi laut yang dapat dimanfaatkan masyarakat pendatang, untuk mudik ke pulau Jawa dan sekitarnya menjelang lebaran nanti.

Sehingga kepadatan penumpang yang biasa terjadi di Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur maupun Pelabuhan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, bisa dikurangi dengan beralihnya sebagian penumpang ke Pelabuhan Bahaur.

"Untuk itu perlu penguatan promosi dari pengelola pelabuhan maupun pemerintah, agar masyarakat mengetahui keberadaan Pelabuhan Bahaur beserta jalur angkutan yang tersedia," terangnya kepada awak media.

Saat ini rute yang tersedia adalah Pulang Pisau-Lamongan serta sebaliknya dengan jenis kapal roro yang bisa mengangkut penumpang dan juga barang seperti kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat.

Keberadaannya juga menjadi solusi bagi masyarakat di Pulang Pisau dan kabupaten/kota di sekitarnya, agar tidak perlu ke Banjarmasin lagi untuk bisa pulang ke Jawa. Sehingga kini banyak pilihan yang tersedia bagi masyarakat, saat ingin mudik lebaran.

"Untuk mudik ke Jawa ataupun daerah lainnya di Indonesia, kini Kalteng memiliki tiga bandara utama yang berada di Palangka Raya, Pangkalan Bun serta Sampit. Kemudian pelabuhan yang berada di Sampit, Kumai maupun Bahaur," jelasnya.

Saat ini kendala yang masih dihadapi dalam pengoptimalan keberadaan Pelabuhan Bahaur, yaitu akses jalan yang belum sepenuhnya teraspal dan mulus. Untuk itu diharapkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kalteng bekerjasama dengan Pemkab Pulang Pisau mampu menyelesaikan masalah tersebut.

Pewarta :
Uploader : Admin 4
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar